Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

CJH Kabupaten Mojokerto Tergabung dalam Gelombang Pertama

Farisma Romawan • Minggu, 13 April 2025 | 14:25 WIB

FOKUS: Calon jemaah haji lansia asal Kabupaten Mojokerto mengikuti manasik haji di kantor kemenag, Jalan RA. Basuni Sooko kemarin.
FOKUS: Calon jemaah haji lansia asal Kabupaten Mojokerto mengikuti manasik haji di kantor kemenag, Jalan RA. Basuni Sooko kemarin.
 

 

KABUPATEN - Sebanyak 972 calon jemaah haji (CJH) yang sudah melunasi biaya perjalanan ibadah haji (bipih) langsung dihadapkan pada persiapan keberangkatan yang mepet.

 Tidak hanya mental, fisik yang prima juga wajib mereka siapkan di sisa waktu kurang dari tiga pekan ke depan. Bahkan, rombongan haji asal Kabupaten Mojokerto ini dijadwalkan masuk dalam keberangkatan gelombang pertama yang dimulai 1 hingga 16 Mei nanti.

 Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Kabupaten Mojokerto Nur Rokhmad mengatakan, jadwal keberangkatan rombongan haji 38 daerah se-Jawa Timur saat ini masih dibahas oleh Kanwil Kemenag Jatim. Namun, dari yang kabar beredar, rombongan Mojokerto masuk di gelombang awal. Bahkan, rencananya mereka dijadwalkan masuk Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, pada 3 Mei.

 ’’Memang tergabung dalam keberangkatan gelombang pertama. Namun, jadwal masuk Asrama Haji Sukolilo maupun terbang ke Tanah Suci masih dirumuskan,’’ ungkapnya, kemarin. Dengan mepetnya waktu tersebut, mau tidak mau ratusan CJH dituntut mampu menjaga fisiknya dengan baik. Khususnya, bagi CJH lansia yang kesehatannya dinilai berisiko tinggi. Untuk itu, Nur Rokhmad tetap mengimbau kepada seluruh CJH untuk tidak memforsir fisiknya.

 Utamanya, dari kegiatan di luar persiapan haji di sisa waktu kurang dari tiga minggu ke depan. ’’Ibadah haji merupakan rangkaian kegiatan fisik. CJH harus menjaga kesehatan fisiknya agar dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah mulai di Tanah air, saat di Tanah Suci sampai kembali lagi ke Tanah Air. Semoga dapat menjalankan ibadah dengan sempurna,’’ tandasnya.

 Sebanyak 972 CJH dipastikan akan berangkat ke Tanah Suci setelah melunasi bipih sebesar Rp 35,9 juta. Mereka terbagi menjadi dua kategori. Masing-masing 712 CJH urut porsi yang melunasi bipih pada gelombang pertama pada 14 Februari hingga 14 Maret lalu, dan 230 CJH cadangan dan usulan pendampingan lansia serta penggabungan mahram yang masuk di pelunasan gelombang kedua.

 Saat ini, Kemenag masih mengupayakan 156 CJH cadangan melunasi bipih hingga 17 April nanti. Hal ini untuk memenuhi kuota keberangkatan yang mencapai 1.249 kursi. (far/ris)

 

Editor : Hendra Junaedi
#kemenag kabupaten mojokerto #kabupaten mojokerto #manasik haji #bipih 2025 #calon jemaah haji (CJH)