Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Kades Temon Sunardi Ditunjuk jadi Koordinator Persaudaraan Kepala Desa Indonesia Kabupaten Mojokerto

Khudori Aliandu • Senin, 17 Maret 2025 | 14:25 WIB
TERIMA MANDAT: Dewan Pembina DPP PKD Indonesia Muchammad Yusuf memberikan surat mandat kepada Kades Temon Sunardi, SH, sebagai Koordinator PKD Indonesia Kabupaten Mojokerto saat giat silaturahmi.
TERIMA MANDAT: Dewan Pembina DPP PKD Indonesia Muchammad Yusuf memberikan surat mandat kepada Kades Temon Sunardi, SH, sebagai Koordinator PKD Indonesia Kabupaten Mojokerto saat giat silaturahmi.

Pembentukan DPC PKD Indonesia Kabupaten Mojokerto Selangkah Lagi

KABUPATEN - Ketua Umum DPP Persaudaraan Kepala Desa (PKD) Indonesia secara resmi memberikan mandat kepada Sunardi, SH, sebagai Koordinator PKD Indonesia Kabupaten Mojokerto. Kades Temon, Kecamatan Trowulan ini diminta dalam kurun tiga bulan dapat memimpin rapat dan pengambilan keputusan organisasi dewan pengurus cabang (DPC). Pembentukannya pun selangkah lagi setelah kini masuk tahap pembentukan pengurusan tingkat kecamatan.

Penunjukan Sunardi ini sesuai surat mandat Nomor: SM/001/DPP.PKDI/III/2025. ’’Dalam upaya eksistensi, peran, dan partisipasi organisasi Persaudaraaan Kepala Desa Indonesia segera membentuk kepengurusan di tingkat DPC PKD Indonesia Kabupaten Mojokerto secara formal,’’ poin yang tertulis dalam mandat yang ditandatangani Ketua Umum PKD Indonesia Sujiono, SE, dan Dewan Pembina DPP PKD Indonesia Muchammad Yusuf, tersebut.

Surat mandat ini diterima Sunardi dari Dewan Pembina DPP PKD Indonesia Muchammad Yusuf saat agenda silaturahmi dan buka bersama PKD Indonesia Provinsi Jatim di Surabaya, Rabu (12/3). Mandat ini tentu menjadi angin segar dalam percepatan pembentukan PKD Indonesia Kabupaten Mojokerto. Bahkan, dia mengungkapkan, kini masuh tahapan pembentukan pengurus tingkat kecamatan. ’’Mandat ini berlaku selama tiga bulan. Sekarang kami sudah membentuk kepengurusan PKD Indonesia di 14 kecamatan. Meliputi, ketua, wakil ketua, sekretaris, bendahara, humas dan anggota,’’ ungkap Sunardi.

Ditargetkan, empat kecamatan sisanya bakal dituntaskan sebelum 20 Maret. ’’Setelah itu, kita baru membentuk panitia musyawarah daerah untuk memilih ketua dan menentukan kepengurusan di tingkat kabupaten,’’ tandasnya.

Pembentukan PKD Indonesia di bumi Majapahit ini, kata Sunardi, semangatnya untuk memudahkan koordinasi. Lebih lagi, PKD Indonesia ini organisasi kepala desa yang terintegrasi sampai pemerintah pusat. Sekaligus bagian dari hak tiap warga negara atas kebebasan berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat sebagaimana Pasal 28E ayat 3 UUD 1945.

’’Prinsipnya rohnya kepala desa ini kan menjadi ujung tombak suksesi program pemerintah untuk masyarakat di desa. Baik pemerintah pusat, provinsi dan Kabupaten Mojokerto di bawah kepemimpinan Gus Barra dan dokter Rizal (Bupati Muhammad Albaarraa dan Wabup Muhammad Rizal Oktavian),’’ tegasnya.

Lebih lanjut, Sunardi juga menegaskan jika PKD Indonesia yang lagi berproses di bumi Majapahit ini bukan organisasi kepala desa yang akan menentang pemerintah, baik pusat, provinsi maupun pemerintah Kabupaten Mojokerto. ’’Jadi PKD Indonesia akan mengawal dan menyukseskan program-program pemerintah yang ada,’’ paparnya. (ori/fen)

Editor : Hendra Junaedi
#kepala desa (kades) #kabupaten mojokerto #Persaudaraan Kepala Desa