Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Pelunasan Haji Reguler di Mojokerto Mencapai 73 Persen

Farisma Romawan • Selasa, 11 Maret 2025 | 14:55 WIB

 

BERTAMBAH: Petugas Kemenag Kabupaten Mojokerto mengecek dokumen administrasi Calon Jemaah Haji untuk keberangkatan tahun 2025.
BERTAMBAH: Petugas Kemenag Kabupaten Mojokerto mengecek dokumen administrasi Calon Jemaah Haji untuk keberangkatan tahun 2025.

KABUPATEN – Jumlah calon jemaah haji (CJH) reguler Kabupaten Mojokerto yang mampu melunasi biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) tahun 2025 telah mencapai 873 orang atau setara 73 persen dari total 1.194 orang.

 Jumlah tersebut berpotensi bertambah seiring waktu pelunasan bipih tahap pertama kurang lima hari lagi jelang penutupan. Dalam pelunasan, 873 CJH tersebut membayar total bipih sebesar Rp 60,9 juta atau senilai Rp 35,9 juta setelah dikurangi dengan setoran awal pendaftaran porsi haji sebesar Rp 25 juta.

 Nilai tersebut sesuai dengan ketentuan embarkasi Surabaya (SUB) yang ditetapkan di Keppres Nomor 6 Tahun 2025 tentang Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji 2025. ’’Alhamdulillah untuk CJH reguler banyak yang melunasi. Artinya, mereka sanggup berangkat ke Tanah Suci tahun ini,’’ ungkap Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Kabupaten Mojokerto Nur Rokhmad, kemarin.

 Meski sudah 73 persen, namun Nur Rokhmad meyakini tidak semua CJH urut porsi tersebut mampu melunasi sesuai jadwal. Sebab, Kemenag telah menemukan beberapa CJH yang dipastikan menunda keberangkatan. Temuan tersebut berdasarkan hasil skrining petugas di lapangan dua bulan terakhir. 

Di mana, sebagian besar merupakan CJH porsi fiktif yang tidak bisa diidentifikasi alamatnya dan berakibat pada kekosongan kuota. ’’Sudah kami mitigasi, jumlahnya 200-an orang. Ditambah lagi beberapa CJH yang tidak siap mental dan fisik,’’ tambahnya. 

Meski demikian, Kemenag tetap optimistis kekosongan masih bisa diatasi oleh CJH dari kuota lain. Yakni, dari 276 CJH kuota cadangan yang telah disosialisasikan untuk persiapan berangkat ke Tanah Suci, akhir Februari lalu.

 Selain itu, Kemenag juga mengusulkan sejumlah CJH pendampingan lansia dan penggabungan mahram untuk mengisi kekosongan kuota keberangkatan. Dengan catatan, mereka mampu melunasi bipih seperti CJH reguler di tahap kedua mulai 24 Maret hingga 17 April nanti dan kesehatannya dinyatakan istitaah oleh kementerian kesehatan (Kemenkes).

 ’’CJH cadangan sudah kami sosialisasikan untuk persiapan pelunasan dan pengurusan paspor serta istitaah haji. Semoga bisa menyusul dan masuk ke kuota reguler,’’ pungkasnya. (far/ris)

 

 

 

Editor : Hendra Junaedi
#kemenag kabupaten mojokerto #Pelunasan haji 2025 #kabupaten mojokerto #bipih 2025 #calon jemaah haji (CJH)