PACET – Tebing di Dusun Kambengan, Desa Cepokolimo, Kecamatan Pacet, mengalami longsor, kemarin (6/2) petang. Peristiwa ini mengakibatkan jalan penghubung Pacet-Trawas sempat terputus akibat tertutup material longsor.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Mojokerto Abdul Khakim menerangkan, longsor yang terjadi sekitar pukul 16.23 ini tepat saat wilayah Pacet diguyur hujan. Ketika itu, tebing setinggi 5 meter di utara ruas jalan kabupaten tersebut mendadak ambrol. ”Material longsoran ini otomatis menutup jalan walaupun tidak banyak,” ujarnya.
Selain tanah dan batuan, material longsor meyeret satu pohon kersen di atas tebing. Lalu-lintas di jalan penghubung Pacet-Trawas terputus sementara akibat tertutup material longsor. ”Tidak ada korban. Saat kejadian tidak ada kendaraan yang melintas,” sebutnya.
Evakuasi material longsor yang dilakukan secara manual rampung sekitar pukul 17.50. Arus lalu-lintas yang sempat tersendat selama proses evakuasi berangsur normal seiring jalan cor kembali bisa dilalui kendaraan. ”Kita dibantu truk tangki air milik warga untuk menyemprot sisa material longsor di jalan. Supaya tidak membuat kendaraan yang melintas selip,” papar Khakim.
Guyuran hujan menjadi faktor utama terjadinya longsor. Ditambah lagi tebing sepanjang sekitar 6 meter tersebut belum diplengseng. ”Jadi, aliran air hujan ini menyebabkan pergerakan tanah pada tebing yang belum ada plengsengannya,” tandasnya. Pihaknya mengimbau agar warga Kecamatan Pacet waspada akan bencana longsor. Sebab, wilayah di kawasan pegunungan tersebut terkategori rawan longsor. (vad/ris)
Editor : Hendra Junaedi