KOTA - Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Mojokerto menerjunkan tenaga kesehatan (nakes), sukarelawan, hingga ambulans selama momen Natal dan Tahun Baru 2025 (Nataru).
Tim dan armada medis tersebut disiagakan di Pos Kesehatan Gunung Gedangan dan Posko Markas PMI untuk memberikan pelayanan kemanusiaan sekaligus mengantisipasi kejadian kegawatdaruratan.
Kemarin (24/12), Ketua PMI Kota Mojokerto Ika Puspitasari meninjau langsung kesiapan nakes di Pos Kesehatan Nataru di Jalan Raya Bypass, Kelurahan Gunung Gedangan, Kecamatan Magersari.
Di pos ini, PMI mengerahkan 10 orang tim medis untuk siaga bersama personel gabungan dari TNI-Polri, Dinkes PPKB, dan Dishub Kota Mojokerto. ”Di pos Gunung Gedangan ini terbagi menjadi dua sif, setiap sif itu lima petugas kesehatan dari PMI Kota Mojokerto,” ungkapnya.
Perempuan yang akrab disapa Ning Ita ini menuturkan, para personel PMI juga bekali dengan perlengkapan medis dan obat-obatan. Perangkat berupa pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) ini disiapkan untuk mengantisipasi kejadian kegawatdaruratan.
Di samping itu, di Posko Kesehatan Gunung Gedangan juga menyediakan tempat istirahat sementara bagi pengguna jalan yang kelelahan. ”Rata-rata kalau libur panjang para pengemudi atau masyarakat yang dalam perjalananan kan capek. Maka, di pos ini juga disediakan tempat untuk istirahat sementara. Sehingga diharapkan bisa melanjutkan perjalanan dengan lancar," imbuhnya.
Untuk menunjang pelayanan selama masa libur Nataru, PMI juga menyiagakan armada ambulans dan tenaga sukarelawan. Selain di Pos Kesehatan Gunung Gedangan, lanjut Ning Ita, kesiapsiagaan juga dilakukan di Posko Markas PMI Kota Mojokerto di Jalan Hayam Wuruk, Kelurahan/Kecamatan Magersari.
”Artinya, di luar Pos Nataru, ketika terjadi kondisi darurat atau kecelakaan lalu lintas, PMI siap siaga 24 jam untuk hadir memberikan pertolongan pertama,” tandasnya. Ning Ita menambahkan, tim medis PMI akan ditugaskan di Pos Nataru selama masa Operasi Lilin Semeru 2024 yang berakhir pada 2 Januari 2025 nanti.
Dia juga memastikan, selama libur Nataru PMI Kota Mojokerto juga tetap memberikan pelayanan donor dan permintaan darah bagi fasilitas kesehatan yang membutuhkan. ”Kalau permintaan darah itu pasti tidak ada tutup atau liburnya,” pungkas wali kota Mojokerto periode 2018-2023 ini. (ram/ris)
Editor : Hendra Junaedi