Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Dikeluhkan, Fase Traffic Light Sekar Putih Dirombak

Yulianto Adi Nugroho • Senin, 9 Desember 2024 | 14:15 WIB

DIUBAH: Stakeholder pengelola lalu lintas saat meninjau perubahan fase nyala lampu di simpang empat Sekar Putih, Kota Mojokerto.
DIUBAH: Stakeholder pengelola lalu lintas saat meninjau perubahan fase nyala lampu di simpang empat Sekar Putih, Kota Mojokerto.
 

 

KOTA - Fase nyala lampu lalu lintas di simpang empat Bypass Sekar Putih, Kota Mojokerto, dirombak. Dari yang sebelumnya arus dari Surabaya dan Jombang berjalan bersamaan, kini dibuat bergantian. Perubahan ini membuat pengendara yang hendak belok jadi lebih aman.

Pengaturan ulang fase traffic light sejak sebulan terakhir itu diterapkan setelah banyaknya keluhan selama ini. Khususnya pengendara dari bypass yang kesulitan ketika hendak menyeberang karena kendaraan dari kedua sama-sama berjalan. ’’Kami turun ke lokasi dan memotret kondisi lalu berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait,’’ ujar Sekretaris Dishub Kota Mojokerto Imam Syafi’i.

Koordinasi dilakukan mengingat lampu lalu lintas berada di jalan nasional yang dinaungi Kementerian PU. Sementara itu, fasilitas jalan milik Dishub Provinsi, sedang yang mengoperasikan adalah badan di bawah Kementerian Perhubungan. ’’Dari proses ini akhirnya disepakati perubahan dari dua fase sekarang menjadi tiga fase, jadi bergantian,’’ jelasnya.

Perubahan fase nyala lampu alat pemberi isyarat lalu lintas (APILL) ini sirkulasi lalu lintas tak sesemrawut sebelumnya. Kendaraan dari arah Surabaya misalnya, bisa berbelok menyeberang ke Jalan Empunala secara aman. Pun sebaliknya yang dari arah Jombang bisa belok ke Randegan tanpa terganggu kendaraan dari arah Surabaya.

Sementara itu, kendaraan dari arah Jalan Empunala dan Randegan tetap bersama karena volumenya dinilai tak terlalu padat. ’’Beda dengan yang di bypass, kalau semua jalan yang menyeberang pasti kesulitan dan berbahaya sehingga kami ubah,’’ tandasnya. Imam menyatakan, perubahan fase nyala ini terus dipantau. Evaluasi pun bakal dilakukan, khususnya soal lama nyala apabila menimbulkan kemacetan. (adi/fen)

Editor : Hendra Junaedi
#Lampu Lalu Lintas #traffic light #bypass #sekarputih