SOOKO - Taman Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Jalan RA Basuni, Desa Japan, Kecamatan Sooko, perlu disempurnakan. Salah satunya kondisi taman yang panas karena kurang peneduh.
Akibatnya, taman yang diresmikan lima bulan lalu itu hanya ramai dikunjungi saat pagi dan malam.
Kondisi ini seperti terpantau di lokasi, Jumat (2/8) siang.
Taman tampak lelang tanpa satu orang pun pengunjung. Bangku-bangku kosong dan hanya terasa panas terik.
RTH Jalan RA Basuni diinisiasi Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan dibangun oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mojokerto.
Taman ini diresmikan Bupati Ikfina Fahmawati pada Minggu (3/5) lalu. Sebagai insfrastruktur ruang terbuka hijau, seharusnya ini menjadi tempat rekreasi dan bersantai bagi warga Mojokerto.
Akan tetapi, saat ini jumlah pengunjungnya menurun. Walaupun memiliki fasilitas yang cukup lengkap dan memadai,masyarakat kurang minat berkunjung ketika siang hari.
’’Taman hanya ramai ketika sore dan malam karena kalau siang sangat panas dan tidak banyak orang berkunjung,’’ ujar pengelola parkir di RTH, Jumat (2/8).
Menurutnya, kondisi ini terjadi sejak RTH diresmikan. Taman terbuka itu memang masih dalam tahap penyempurnaan, seperti penanaman pohon sebagai tempat berteduh dan serapan air. Akan tetapi sampai saat ini belum tereliasisasi.
Fasilitas seperti joggingtrack, playground, dan toilet umum sudah tersedia. Selain itu, akan ditambahkan lagi fasilitas olahraga seperti arena panahan dan lapangan mini futsal.
Tak hanya minimnya pohon peneduh, tidak adanya penjual makanan atau minuman di sekitar taman juga menjadi alasan sepinya taman ini ketika siang.
Hal ini karena belum adanya izin resmi dari pemerintah daerah yang memperbolehkan berjualan di sekitar taman. (mg2/adi)
Editor : Hendra Junaedi