Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Di Mata Kolega, Briptu Rian dan Briptu Dila Seperti Couple Goals

Yulianto Adi Nugroho • Senin, 10 Juni 2024 | 14:00 WIB
Photo
Photo

 Di mata para adik kelasnya di SMAN Ploso, Jombang, Rian Dwi Wicaksono dan Fadhilatun Nikmah adalah gambaran pasangan sempurna alias couple goals.

Keduanya terkenal di lingkungan sekolah sampai akhirnya menjalin hubungan setelah sama-sama menjadi polisi. Kabar Rian yang dibakar hidup-hidup oleh Dila, panggilan Fadhilatun, masih sulit mereka percaya.

 

YULIANTO ADI NUGROHO, Kota

 

RIAN, polisi berpangkat briptu yang berdinas di Polres Jombang tewas setelah dibakar istrinya, Briptu Dila, anggota Polres Mojokerto Kota.

Hingga kemarin, orang-orang yang mengenal sosok keduanya masih tak percaya akan peristiwa pilu pada Sabtu (8/6) tersebut. ’’Gak bisa bayangin, padahal Mas ini (Rian) idamannya anak-anak dulu. Mbak Dila ini dulu yang ospek aku,’’ bunyi percakapan di grup WhatsApp salah satu kelompok alumni SMAN Ploso, kemarin.

 Rian, 27, dan Dila, 28, sama-sama menempuh pendidikan menengah atas di sekolah tersebut. Dila satu angkatan di atas Rian. Perempuan kelahiran 1996 itu semasa SMA dikenal cerdas dan aktif berkegiatan di OSIS.

’’Seingat saya di sekolah pernah dikenalkan guru-guru karena lolos jadi anggota polisi jalur prestasi, tanpa tes,’’ kenang Asri, adik kelas satu angkatan di bawah Rian, dihubungi Jawa Pos Radar Mojokerto, kemarin.

 Di lingkungan kerjanya, Dila juga dianggap sebagai sosok polwan yang kalem dan tak neko-neko. Dia pernah bertugas di Satsabhara (Satuan samapta bhayangkara) sebelum belakangan pindah ke bagian SPKT (sentra pelayanan kepolisian terpadu).

Sementara itu, Rian terakhir berdinas di Satsabhara Polres Jombang. Selama beberapa bulan ini, Dila menjalani cuti hamil dan melahirkan. ’’Dia baru dua minggu ini masuk lagi,’’ ujar seorang anggota Polres Mojokerto Kota, kemarin.

 Sekitar 3 bulan lalu, pasangan Rian dan Dila dikaruniai bayi laki-laki kembar.

Baca Juga: Intip Gaji Polisi yang Diborgol dan Dibakar Isterinya Sendiri di Mojokerto

Kelahiran anak kedua sekaligus ketiga ini melengkapi rumah tangga mereka yang sudah terbina sekitar 4 tahun. Mereka sebelumnya juga telah memiliki anak pertama yang sekarang berusia kira-kira 3 tahun. 

Di mata Asri dan kawan-kawan, Rian dan Dila adalah gambaran pasangan yang sempurna. Pernah sama-sama terkenal di sekolah dan akhirnya sama-sama juga menjadi polisi, mereka tak pernah menyangka hidup Rian justru berakhir di tangan Dila sendiri. ’’Sumpah padahal couple goals,’’ lontar Astri. 

Seusai insiden ini, tersiar kabar jika rumah tangga keduanya diterpa persoalan ekonomi. Bahkan, ada yang menyebut jika Rian kerap menghabiskan gaji untuk berjudi online slot.

Beberapa polisi yang ditanyai soal kabar tersebut mengaku tidak tahu. Sebab mereka tak lagi intens bertemu Dila semenjak cuti. 

Sumber lain di Polres Mojokerto Kota menyebut, sejak Sabtu (8/6), divisi propam telah menggali keterangan ke sejumlah polwan untuk menelusuri kejadian tersebut.

Khususnya polwan yang pernah bertugas dan mendapat cerita dari Dila terkait kehidupannya. ’’Kemarin (Sabtu (8/6)) teman-teman polwan yang pernah dicurhati diperiksa semua sama propam,’’ ujarnya, kemarin. 

Kapolres Mojokerto Kota AKBP Daniel Marunduri pun menyebut kepolisian memastikan kejadian tersebut dilatarbelakangi konflik dalam rumah tangga pelaku dan korban. ’’Yang jelas ini adalah konflik dalam keluarga,’’ tandasnya. (fen)

Editor : Hendra Junaedi
#asrama polisi #polres mojokerto kota #couple goals #Briptu Rian Dwi Wicaksono #polisi #kdrt #kekerasan dalam rumah tangga