Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Buntut Kecelakaan Rombongan Wisata Pelajar, Kelayakan 9 Armada Perusahaan Bus Dicek

Martda Vadetya • Rabu, 22 Mei 2024 | 15:46 WIB
CEK FISIK: Petugas Dishub Kabupaten Mojokerto melakukan ramp check armada bus pariwisata, Senin (20/5).
CEK FISIK: Petugas Dishub Kabupaten Mojokerto melakukan ramp check armada bus pariwisata, Senin (20/5).

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto - Kecelakaan maut bus wisata yang mengangkut rombongan pelajar SMK Lingga Kencana Depok di Ciater, Subang, Sabtu (11/5) malam, menjadi atensi semua pihak.

Di Kabupaten Mojokerto, dishub menyisir sejumlah PO bus untuk memastikan kelaikan operasional bus wisata sekaligus mengantisipasi terulangnya insiden di Subang tersebut.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Perhubungan (DPRKP2) Kabupaten Mojokerto Rachmat Suharyono menerangkan, inspeksi digelar bertahap sejak Senin (20/5) hingga hari ini.

’’Sasaran ramp check kali ini adalah sejumlah armada bus pariwisata milik 9 PO bus yang ada di wilayah Kabupaten Mojokerto,’’ ungkapnya, Selasa (21/5).

Sejumlah PO bus tersebut yakni, PT Ari Jaya Bahagia, PT Tani Mulya Berkah Illahi, PT Satrio Aneka Logam, PT Djoko Kendil. PT Kumala Jaya Indah, PT MWD 555 Bersatu, PT Ikan Dorang Trans, PT Samudra Trans Map dan PT Restu Ibu Abadi.

’’Ramp check ini kami lakukan bersama Satlantas Polres Mojokerto, Satuan Pelayanan UP PKB Trowulan dan Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas II Jatim,’’ urai Rachmat.

Hasil sementara, sebanyak 11 armada bus pariwisata dari tiga PO bus telah dicek petugas dan dinyatakan laik jalan.

Masing-masing 5 unit milik PT Djoko Kendil, tiga armada milik PT MWD 555 Bersatu dan tiga unit bus milik PT Satrio Aneka Logam.

’’Dari 11 bus pariwisata ini seluruhnya dalam kondisi laik jalan. Dan ramp check ini terus kami lakukan sampai Rabu (22/5),’’ sebutnya.

Dijelaskannya, sejumlah aspek dipelototi petugas selama ramp check diberlangsung.

Baik dalam hal administrasi seperti masa berlaku KIR, kesiapan sopir hingga kelayakan unsur teknis setiap armada.

Jika didapati armada tidak laik jalan, bus pariwisata tersebut dilarang beroperasi sementara hingga melengkapi seluruh persyaratan sesuai standar.

’’Ramp check ini sekaligus sebagai sosialisasi keselamatan berkendara pada pemilik dan sopir angkutan pariwisata.

Di samping memastikan ketertiban administrasi, kesiapan pengemudi ataupun kelaikan jalan kendaraan. Untuk tercapainya keselamatan dalam pelayanan angkutan umum,’’ tandas Kepala DPRKP2. (vad/fen)

Editor : Hendra Junaedi
#bus maut #smk lingga kencana depok #dprkp2 kabupaten mojokerto #Ramp Check bus