Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Peningkatan Wisatawan di Mojokerto Diprediksi Mulai Hari Ini, Libur Lebaran Ditarget Tembus 21 Ribu Pengunjung

Khudori Aliandu • Sabtu, 13 April 2024 | 11:55 WIB

JADI ANDALAN: Sejumlah wisatawan sedang asik berenang menikmati segarnya Kolam Pemandian Padusan Pacet di tengah libur Lebaran, kemarin (12/4).
JADI ANDALAN: Sejumlah wisatawan sedang asik berenang menikmati segarnya Kolam Pemandian Padusan Pacet di tengah libur Lebaran, kemarin (12/4).
KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Destinasi wisata di Kabupaten Mojokerto diperkirakan bakal dibanjiri wisatawan di pengujung libur panjang Lebaran 2024.

Peningkatan kunjungan diprediksi mulai terjadi hari ini. Sejumlah objek wisata di wilayah segitiga emas masih menjadi primadona dan ditarget mampu menembus 21 ribu pengunjung.

Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Mojokerto Norman Handhito mengatakan, momen libur dan cuti bersama Idul Fitri 2024 dipastikan membuat kunjungan wisatawan di Bumi Majapahit meningkat. Utamanya wisata alam yang berada di lereng Gunung Welirang.

’’Setiap libur akhir pekan selalu ada peningkatan kunjungan, apalagi libur Lebaran seperti sekarang ini dipastikan akan semakin tinggi jika dibandingkan hari biasa,’’ ungkapnya.

Kenaikan kunjungan diprediksi terjadi mulai H+3 Lebaran atau hari ini (13/4). Mengingat, sebagian besar masyarakat telah tuntas melakukan silaturahmi dengan sanak saudaranya maupun tetangga.

Berkaca pada 2023 lalu, ungkap Norman, ribuan pelancong akan berbondong-bondong menuju tempat wisata di Kabupaten Mojokerto saat memasuki pengujung libur panjang.

’’Dari evaluasi tahun lalu, libur Lebaran 2024 ini diprediksi pengunjung bisa tembus 21.649 orang,’’ tegasnya.

Menurutnya, angka kunjungan tersebut tersebar di sembilan destinasi wisata yang dikelola pemda di wilayah segitiga emas.

Meliputi Wana Wisata Padusan, Kolam Pemandian Air Panas, Coban Canggu, dan Ubalan Water Park yang berada di Kecamatan Pacet.

Trawas juga tak kalah menyedot animo wisatawan dengan jujukan favorit di Air Terjun Dlundung dan Petirtaan Jolotundo.

Begitu juga dengan objek wisata sejarah dan religi di Trowulan yang juga turut menyumbang angka peningkatan kunjungan. Utamanya di Kompleks Makam Troloyo, Candi Brahu, Candi Bajang Ratu, dan Candi Tikus. 

Dari sembilan destintasi wisata tersebut, imbuh Norman, jumlah wisatawan dipastikan bakal meningkat signifikan.

Jika sebelum Ramadan dikunjungi 13.615 orang, pada libur Lebaran ini diestimasikan melonjak hingga 58 persen atau mencapai 21.649 wisatawan terhitung sejak 10-16 April nanti.

Meski pun, kata dia, target peningkatan kunjungan wisata itu juga dilakukan dengan sejumlah antisipasi.

Selain dihadapkan dengan cuaca tak menentu, saat ini juga banyak bermunculan destinasi wisata anyar yang dikelola swasta.

''Kita tetap optimalkan lebih dari itu, karena akses dan fasilitas juga makin lengkap dan bagus,’’ paparnya.

Seperti halnya akses menuju Wana Wisata Padusan Pacet yang kini sudah lebar dan mulus setelah mendapat disentuh pekerjaan pembangunan oleh dinas PUPR.

Di sisi lain, perluasan parkir juga menjadi salah satu faktor pendukung untuk pemenuhan kapitas di kawasan wisata.

’’Dan semoga saja cuaca juga mendukung. Karena kalau sudah hujan, jangankan berwisata, keluar rumah saja sudah pada malas,’’ tuturnya.

Begitu juga dengan rasionalisasi tiket masuk wisata Ubalan Water Park, Kecamatan Pacet. Sesuai perda anyar, tiket masuk dibanderol Rp 17.500 untuk dewasa dan Rp 15.000 untuk anak-anak yang berlaku untuk weekday.

Sedangkan untuk weekend atau akhir pekan, tarif tiket dewasa dipatok menjadi Rp 20.000 dan anak-anak Rp 17.500. Sementara untuk camping ground yang berada di kawasan wisata Ubalan dibebankan tarif Rp 5.000.

”Tarif tiket di Ubalan yang dibanderol jauh lebih murah dibanding tarif sebelumnya, dengan fasilitas makin lengkap, tentu akan mempengaruhi kunjungan wisatawan. Jadi kita optimistis, liburan ini lebih meningkat,’’ tegasnya.

Norman mengungkapkan, libur Lebaran kali ini juga menjadi momentum untuk mendulang pundi-pundi pendapatan asli daerah (PAD).

Apalagi target realisasi tahun ini capai Rp 14 miliar. ’’Paling tidak, libur Lebaran ini bisa mendulang PAD Rp 400 juta-an, bahkan kalau bisa lebih,’’ tuturnya. (ori/ram)

 

Editor : Fendy Hermansyah
#wisata pacet #wisata trawas #wisatawan #wisata mojokerto #pengunjung