Mereka yang ditempatkan di enam pos pengaman dan pelayanan ini disiapkan untuk memberikan layanan kesehatan hingga melakukan penanganan keadaan kedaruratan.
Plt Kabid Yankes Dinkes Kabupaten Mojokerto, dr Langit Kresna Janitra, mengatakan, pada libur Lebaran para nakes diminta siaga.
Mereka ikut menjadi garda terdepan dalam pengamanan mudik hingga balik pada libur Lebaran.
’’Para nakes ini kita siagakan dalam pengamanan dan layanan mudik mulai 4 April sampai 16 April,’’ ungkapnya.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, mereka disiagakan 24 jam dengan pembagian tiga shift.
Mereka yang berjaga bersama kepolisian/TNI, dinas perhubungan dan Satpol PP, serta relawan ini disebar di enam titik.
Meliputi empat titik di wilayah hukum Polres Mojokerto dan dua titik di wilayah hukum Polres Mojokerto Kota.
Rinciannya, Poskes di Simpang 5 Kenanten, PPST Jalan Raya Trowulan, Taman Mojosari, Poskes Bundaran Pacet.
Selain itu, ada pada Poskes di Jembatan Gajahmada dan Poskes Rest Area 725.
Selain kerahkan nakes yang tersebar di 27 puskesmas, dinkes juga melibatkan 11 rumah sakit daerah dan swasta dalam pengamanan mudik dan balik Lebaran tahun ini.
’’Kita jadwal tiap hari ada tiga shift selama 12 hari. Di setiap poskesnya kita disiagakan dua orang nakes dengan 1 driver ambulan,’’ tandasnya.
Mereka yang standby juga menyediakan pemeriksaan kesehatan bagi pemudik dan pengobatan.
Termasuk, dilengkapi dengan unit ambulans jika sewaktu-waktu ada keadaan kedaruratan. Baik karena kecelakaan lalu lintas atau pun faktor lain untuk rujukan ke rumah sakit terdekat.
Seluruh ambulans juga dilengkapi oksigen, obat-obatan serta alat pendukung pengobatan dasar dan pemeriksaan laboratorium sederhana, seperti gula darah (GDA).
’’Untuk kasus kedaruratan cidera otak berat dirujuk ke RSUD Soekandar, RA Basoeni, RSI Sakinah, dan RS Sidowaras,’’ paparnya.
Pelayanan secara maksimal bakal diberikan kepada para pemudik. Apa lagi jumlah pemudik pada Lebaran tahun ini diprediksi pasti terjadi lonjakan.
Tim medis juga disiagakan 24 jam di 27 puskesmas. Baik puskesmas rawat jalan maupun di puskesmas rawat inap yang tersebar di 18 kecamatan. (ori/fen)
Editor : Fendy Hermansyah