Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Puncak Arus Mudik Diprediksi H-3 Lebaran, Wilayah Mojokerto Bakal Dilintasi Jutaan Pemudik

Martda Vadetya • Jumat, 5 April 2024 | 15:00 WIB

ANTISIPASI: Dishub Kabupaten Mojokerto melakukan pengecekan jalur rawan jelang masa mudik Lebaran.
ANTISIPASI: Dishub Kabupaten Mojokerto melakukan pengecekan jalur rawan jelang masa mudik Lebaran.
KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto - Dishub Kabupaten Mojokerto memprediksi masa puncak arus mudik jatuh pada H-3 Lebaran nanti.

Melonjaknya pengguna jalan di 18 kecamatan terus diantisipasi guna meminimalisir kemacetan maupun kecelakaan.

’’Puncak arus mudik (di Mojokerto) diprediksi terjadi pada 7-8 April. Sedangkan puncak arus balik pada 14-15 April,’’ ungkap Kepala DPRKP2 Kabupaten Mojokerto Rachmat Suharyono.

Prediksi tersebut berdasarkan hasil kajian yang dilakukan Dishub. Salah satunya, berdasarkan potensi pergerakan masyarakat jelang Lebaran.

Rachmat menjelaskan, wilayah bumi Majapahit bakal terimbas mobilitas pemudik di Jawa Timur yang diprediksi mencapai 31,3 juta orang.

Sehingga penumpukan pemudik maupun pengguna jalan di sejumlah titik pun terus diantisipasi.

’’Karena wilayah kita tidak ada stasiun maupun terminal (antar kota), kita antisipasi pada jalur mudik dan balik,’’ ujarnya.

Selama masa mudik dan balik Lebaran, Dishub menyiagakan 42 personel pengendalian operasional (Dalops).

Bersama kepolisian, petugas bakal disebar dan disiagakan di sejumlah pos selama 24 jam penuh. Untuk mengatur lalu lintas dan mengurai kemacetan hingga mengantisipasi potensi kecelakaan.

Apalagi, terdapat sejumlah titik ruas jalur mudik di 18 kecamatan yang terkategori rawan kemacetan dan kecelakaan. Mulai dari Simpang 3 Gajahmada, Desa Mlirip; Simpang 3 Terusan Gedeg.

Simpang 3 Kemantren Gedeg; Simpang 4 Kupang Jetis, Simpang 3 Kelenteng Mojosari hingga Simpang 5 Kenanten, Puri.

’’Kami juga sudah persiapkan manajemen rekayasa lalu lintas (MRLL) kalau terjadi penumpukan dan kemacetan. Nanti akan kita terapkan sesuai situasi dan kondisi di lapangan,’’ tandas Rachmat. (vad/fen)

Editor : Fendy Hermansyah
#lebaran #mojokerto #pemudik #arus mudik