Jaringan Trans Jatim dan AKDP Mojokerto-Batu bakal disiagakan untuk melayani masyarakat mudik lebaran.
Beberapa penyesuaian akan diberlakukan guna memaksimalkan pelayanan.
Kepala UPT P3 LLAJ Mojokerto Dishub Jatim Kristiani Asih Pratiwi melalui Kasi Dalops Akhmad Yazid memastikan, jaringan transportasi publik di Mojokerto Raya bakal tetap mengaspal selama masa mudik dan balik lebaran nanti.
Bus Trans Jatim Koridor III rute Terminal Kertajaya Mojokerto-Terminal Balongpanggang Gresik bakal beroperasi sejak dini hari hingga malam.
’’Menjelang Lebaran ini jadwal Trans Jatim (Koridor III) masih tetap. Mulai pukul 04.30-19.30. Dalam sehari setiap armada bus tiga kali pulang-pergi,’’ ungkapnya.
Yazid menjelaskan, sebanyak 20 armada bus bakal disiagakan hingga masa balik lebaran nanti.
Kendati tidak tidak ada penambahan armada, pihaknya menandaskan pelayanan angkutan umum di bawah naungan Pemprov Jatim ini bakal tetap optimal.
’’Tidak ada penambahan armada bus. Harga karcis masih tetap (Rp 5 ribu) dan waktu tunggu (setiap bus) tetap 15 menit,’’ sebut Yazid.
Namun, jam operasional angkutan bakal disesuaikan pada dua hari lebaran, tanggal 10-11 April nanti.
Bus Trans Jatim mulai mengaspal pukul 10.00 dan finis di masing-masing terminal pukul 19.00.
’’Untuk hari H dan hari kedua lebaran operasionalnya setengah hari. Kita sesuaikan karena sedang hari besar keagamaan,’’ urainya.
Hal serupa juga berlaku bagi armada AKDP Mojokerto-Batu. Tarif hingga jumlah armada tidak mengalami perubahan.
Namun, jam hingga intensitas operasional 6 armada mini bus milik PO Bagong tersebut akan diubah. Selama puasa, waktu tunggu angkutan rute Terminal Kertajaya Mojokerto-Terminal Batu ini dua jam sekali. Pada H-7 dan H+7 Lebaran nanti bakal kembali 1 jam sekali.
’’Tarifnya masih tetap Rp 30 ribu. Tapi waktu tunggunya nanti kembali satu jam sekali salama libur lebaran,’’ papar Yazid.
Penyesuaian operasional angkutan lebaran ini, lanjut Yazid, tak lain untuk menunjang pelayanan masyarakat selama libur Lebaran.
Di samping itu, setiap armada angkutan dipastikan layak operasi dengan inspeksi dan ramp check rutin setiap pagi jelang mengaspal dan malam hari selepas beroperasi.
’’Jadi tujuannya memang disiapkan untuk menyambut Lebaran dan meningkatkan pelayanan angkutan Lebaran ini (1445H/2024),’’ tandasnya. (vad/fen)
Editor : Fendy Hermansyah