Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Pemdes Seduri, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Gelar Ruwat Desa, Semarak Tradisi dan Wujud Syukur

Indah Oceananda • Rabu, 6 Maret 2024 | 11:00 WIB

BUDAYA LOKAL: Dalang kondang Ki Bambang Subagyo menjadi salah satu penghibur kesenian yang mengisi giat ruwat desa di Desa Seduri, Kecamatan Mojosari.
BUDAYA LOKAL: Dalang kondang Ki Bambang Subagyo menjadi salah satu penghibur kesenian yang mengisi giat ruwat desa di Desa Seduri, Kecamatan Mojosari.
DESA Seduri, Kecamatan Mojosari menyelenggarakan tradisi ruwat desa selama dua hari. Kegiatan itu dimeriahkan pertunjukan wayang kulit dalang kondang Ki Bambang Subagyo dari Sidoarjo dan salawatan bersama Gus Thoriq.

Tohadim, Ketua Panitia Ruwat Desa Seduri menyatakan, tradisi ini bentuk rasa syukur masyarakat setempat atas limpahan rezeki dan tolak bala. Kegiatan itu berlangsung sejak Minggu (2/3) hingga Senin (3/3) lalu.

’’Ruwah desa ini tradisi turun-temurun yang dilaksanakan setiap tahun. Tujuannya mensyukuri nikmat Allah SWT sekaligus tolak bala,’’ kata Tohadim.

Acara Ruwat Desa Seduri diawali dengan doa bersama dan dilanjutkan dengan pertunjukan wayang kulit. Ki Bambang Sugio menampilkan lakon ’’Krisno Duto’’ yang disukai masyarakat. Sehari setelahnya, masyarakat bersalawat sekaligus menyimak ceramah agama yang disampaikan Gus Thoriq.

Selain warga desa, ribuan orang dari berbagai daerah tumplek blek menikmati acara ini. ’’Salawatan ini bertujuan mendekatkan diri kepada Allah SWT dan mendoakan keselamatan masyarakat, bangsa dan negara,’’ ungkapnya.

Kepala Desa Seduri Zainal A. mengapresiasi antusiasme masyarakat dalam mengikuti tradisi Ruwah Desa. Ia berharap tradisi ini terus dilestarikan sebagai bentuk budaya lokal. ’’Saya berharap tradisi ini dapat terus dilestarikan sebagai bentuk budaya lokal,’’ ucap Zainal.

GUYUB RUKUN: Gus Thoriq memimpin salawat dan menyampaikan ceramah di hadapan warga saat malam ruwat desa.
GUYUB RUKUN: Gus Thoriq memimpin salawat dan menyampaikan ceramah di hadapan warga saat malam ruwat desa.

Lukman Habib dan Aminuddin Aziz, Koordinator Acara Ruwat Desa Seduri, mengatakan acara ruwah desa sebelumnya telah didahului dengan kegiatan khataman Alquran di empat masjid dan 15 musala secara bergantian selama seminggu.

Kemudian, ruwah desa juga dimulai dengan memanjatkan doa kepada leluhur, serta dilanjutkan dengan kegiatan tahlil bersama saat sore hari.

’’Harapan kami, semua warga kompak dan guyub rukun. Semoga rasa syukur masyarakat ini bisa menjadikan Desa Seduri aman, damai dan sejahtera,’’ papar Lukman.

Habib menambahkan, ungkapan rasa terima kasih juga disampaikan kepada seluruh pihak yang telah membantu terselenggaranya kegiatan ini. Mulai dari PRNU Seduri, Forum Silaturahmi Takmir Masjid dan Musholla Se-Seduri (FOSILTAMAMUSS), Pemuda Karang Taruna, dan Remaja Masjid (REMAS).

’’Alhamdulillah acara ruwah desa ini berjalan lancar dan sukses. Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu, sehingga setiap momen hajat pemdes bisa tetap bersinergi dengan baik,” pungkasnya. (oce/fen)

 

Editor : Fendy Hermansyah
#seduri #mojosari #kelana desa #ruwat desa #mojokerto #pemdes