Kedua anaknya yang dibonceng selamat dari maut setelah terpelanting dari motor.
Kecelakaan berujung maut di selatan Kelenteng Hiap Thian Kiong tersebut terjadi sekitar pukul 17.00.
Peristiwa bermula, ketika motor Honda Beat warna putih nopol S 3511 LIA yang dikendarai korban melaju dari arah Prambon menuju Mojosari. Dengan membonceng kedua anaknya yang masih kecil, Dwi melaju dengan kecepatan landai.
’’Kondisi jalan tadi memang lagi padat. Korban jalan dari utara,’’ terang Bismo Hidayat, warga setempat.
Di lokasi, motor korban yang melaju di lajur kiri mendadak oleng ke kanan.
Hingga menabrak truk Fuso muatan sembako nopol S 8067 UR yang disopiri Budi Hardianto, 48, warga Dusun Ngepung, Desa Panggul, Kecamatan Dlanggu. Dwi terjatuh masuk kolong truk hingga terlindas roda belakang sisi kiri truk.
Sedangkan dua anaknya selamat dari maut usai terpelanting ke sisi kiri.
’’Tadi katanya tiba-tiba tenggoran. Tapi tahunya sudah masuk kolong dan ibunya terlindas roda belakang sisi kiri truk,’’ ujarnya.
Dwi tewas seketika seusai menjemput anaknya pulang mengaji tersebut. Lantaran mengalami luka serius pada bagian kepala dan dadanya.
’’Dua anaknya, putra dan putri selamat, cuma luka ringan. Informasinya tadi habis jemput (anaknya) mengaji,’’ tandasnya.
Kecelakaan maut tersebut telah ditangani Satlantas Polres Mojokerto. Kedua kendaraan yang terlibat telah diamankan petugas untuk diproses lebih lanjut.
Sementara jasad korban langsung dievakuasi petugas ke kamar jenazah RSUD Prof dr Soekandar Mojosari. (vad/fen)
Editor : Fendy Hermansyah