Tahun ini, Pemkot Mojokerto bakal menyentuh pekerjaan fisik untuk membenahi saluran di dalam arena olahraga.
Kepala Dinas PUPR dan Perakim Kota Mojokerto Muraji mengatakan, hujan lebat pada Sabtu (18/2) sore lalu sempat mengakibatkan lintasan lari terendam.
Meski telah dibuatkan saluran, namun karena terjadi sumbatan terjadi genangan air hingga sejam lebih.
’’Kebetulan material-materialnya ada sebagian yang belum dibersihkan secara tuntas, sehingga tersumbat salurannya,’’ terangnya.
Menurutnya, permasalahan tersebut sudah telah langsung tertangani. Namun, diakuinya gelanggang olahraga yang belakangan ramai dimanfaatkan runners tersebut masih rawan tergenang saat hujan deras.
Sehingga, tahun ini Gelora A. Yani akan kembali disentuh pekerjaan fisik. Salah satunya menyasar peningkatan saluran.
’’Nanti kita sempurnakan lagi (saluran) untuk penanganan jangka panjangnya,’’ ulasnya.
Tahun ini, DPUPR perakim mengalokasikan anggaran sekitar Rp 870 juta. Menurutnya, pekerjaan lanjutan ini akan direalisasikan untuk melengkapi prasarana di gelora yang menjadi kandang Persem FC ini.
’’Di pinggir lapangan nanti kita buatkan drainase dan saluran tembusan keluar. Sehingga dalam arena olahraga itu begitu hujan bisa surut dengan waktu yang tidak terlalu lama,’’ tandasnya.
Saat ini, tutur Muraji, pihaknya tengah memproses perencanaan proyek yang ditarget rampung dua pekan mendatang.
Untuk mempercepat pengadaan, paket pekerjaan akan diajukan melalui e-katalog konstruksi.
’’Sekitar dua minggu lagi sudah siap untuk kita e-katalog-kan,’’ pungkas mantan Kabag Pengadaan Barang/Jasa dan Pembangunan Setdakot Mojokerto ini. (ram/fen)
Editor : Fendy Hermansyah