Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

105 Ribu Lebih Warga Kota dan Kabupaten Mojokerto Digelontor Beras Bantuan Pangan

Khudori Aliandu • Rabu, 31 Januari 2024 | 13:50 WIB

Di Kabupaten 97 Ribu Lebih KPM, Di Kota Ditarget Rampung Hari Ini

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Sebanyak 100 ribu lebih warga prasejahtera di Kabupaten dan Kota Mojokerto digelontor bantuan pangan nasional.

Jumlah penerima di Kabupaten Mojokerto mencapai 97 ribu lebih sedangkan di Kota Mojokerto 8.630 keluarga penerima manfaat (KPM).

Kepala Dispari Kabupaten Mojokerto Riduwan mengatakan, bantuan pangan dari pusat segera digelontorkan kepada masyarakat. Hingga kini proses persiapan distribusi di Bulog masih terus berproses.

’’Paling cepat, minggu ini sudah kita salurkan ke masyarakat. Kita tinggal menunggu kesiapan transporter saja yang ditunjuk Bulog sebagai lembaga penyalur,’’ ungkapnya.

Menurutnya, bantuan yang bersumber dari badan pangan nasional ini menyasar lebih dari 97 ribu lebih warga miskin di Kabupaten Mojokerto.

Para keluarga penerima manfaat (KPM) ini tersebar di 18 kecamatan. ’’Pokoknya total ada 97.191 KPM yang jadi sasaran,’’ tambahnya.

Angka itu naik 9.011 KPM dibandingkan tahun lalu yang hanya menyasar 88.180 warga prasejahtera. Penyaluran dilakukan bertahap dengan jatah 10 kilogram (kg) tiap KPM-nya.

Sehingga, sekali salur pemerintah menggelontorkan beras sebanyak 971.910 ton untuk warga Kabupaten Mojokerto.

’’Penyaluran dilakukan dua tahap. Tahap pertama Januari, Februari dan Maret. Tahap dua, April, Mei, dan Juni,’’ tegasnya.

Kendati begitu, pada tahap pertama pekan ini, penyaluran tidak langsung diberikan 30 kilogram per-KPM. Hal itu untuk menghindari beras yang diterima masyarakat dijual.

’’Jadi, mekanisme di lapangan tiap salur, kita lakukan tiap bulan dengan jatah 10 kilogram per KPM,’’ jelasnya.

Riduwan menegaskan, bantuan pangan ini bagian dari upaya pemerintah mengendalikan inflasi.

Khususnya harga beras yang masih belum stabil. Melalui bantuan ini, diharapkan meringankan beban ekonomi masyarakat di tengah ketidakstabilan harga.

Dari pantauan di aplikasi Sinergi Smart Data Perdagangan milik disperindag, harga beras cukup tinggi. Untuk jenis IR 64 medium harga tertinggi capai Rp 14 ribu per-kg.

Angka itu melambung di atas harga eceran tertinggi yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp 10.900 per kg. Begitu juga dengan IR 64 premium juga trennya naik sebesar Rp 15 ribu per kg dari HET Rp 13.900 per kg.

’’Untuk pembagian bantuan pangan di Kabupaten Mojokerto kita mulai 1 Februari sampai dengan 7 Februari 2024,’’ tegas Kepala Pimpinan Cabang Bulog Surabaya Selatan Rusli.

Ada sebanyak 97.191 KPM yang jadi sasaran. Setiap kali penyaluran, Bulog akan mengeluarkan beras dari gudang penyimpanan hingga 971.910 ton. ’’Beras yang disalurkan ini jenis medium,’’ tuturnya.

BANTALAN SOSIAL: Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima penyaluran bantuan pangan beras 10 kg di kantor Kelurahan Blooto, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, kemarin.
BANTALAN SOSIAL: Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima penyaluran bantuan pangan beras 10 kg di kantor Kelurahan Blooto, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, kemarin.
Jika Beras Rusak, Warga Diminta Lapor

Sementara itu, bantuan pangan berupa beras 10 kilogram (kg) mulai disalurkan di Kota Mojokerto, kemarin (30/1). Dari total 8.630 keluarga penerima manfaat (KPM), Pemkot Mojokerto menargetkan untuk dituntaskan seluruhnya hari ini.

Penjabat (Pj) Wali Kota Mojokerto Moh. Ali Kuncoro mengungkapkan, bantuan pangan merupakan program dari pemerintah pusat. Dan, untuk tahun 2024 ini akan berlangsung sampai 6 bulan ke depan.

’’Jadi, masing-masing KPM setiap bulannya akan mendapat bantuan berupa beras sebanyak 10 kg,’’ ungkapnya di sela meninjau penyaluran bantuan pangan di Kantor Kelurahan Balongsari, Selasa (30/1).

Di wilayah Kelurahan Balongsari, terdapat 597 KPM yang berhak menerima bantuan sosial. Penyaluran juga dilakukan secara bertahap di kantor kelurahan lainnya.

Ditargetkan, dari total  8.630 KPM di Kota Mojokerto, seluruhnya akan menerima bantuan pangan beras hari ini.

Selain upaya percepatan, Pj wali kota juga memastikan penyaluran bantuan tepat sasaran dan bermanfaat.

Karena itu, pihaknya juga mengimbau KPM untuk melapor jika menerima beras dengan kondisi yang tidak layak.

’’Jika berasnya rusak atau tidak layak, monggo panjenengan laporkan,’’ paparnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Mojokerto Ikromul Yasak menambahkan, program bantuan tersebut merupakan program dari Badan Pangan Nasional (Bapanas).

Sedangkan logistik berupa paket beras 10 kg juga didatangkan dari Bulog.

’’Jadi, Pemkot Mojokerto dan DKPP hanya mendampingi saja agar penyaluran berjalan lancar,’’ tambahnya.

Proses penyaluran bantuan pangan dilakukan paling lambat dua hari. Sebagian telah disalurkan pada Selasa (30/1) di masing-masing kantor kelurahan. Sedangkan sisanya akan dituntaskan hari ini.

’’Pokoknya untuk Kota Mojokerto besok (hari ini, Red) sudah selesai semua,’’ paparnya.

Di tahap pertama tahun ini, penyaluran beras akan berlangsung untuk Januari hingga Maret nanti. Kemudian akan dilanjutkan hingga periode April-Juni mendatang. (ori/ram/ron/fen)

 

Editor : Fendy Hermansyah
#kota #pangan #kabupaten #warga #mojokerto #beras #bantuan