Inilah yang dilakukan Desa Mojogeneng, Kecamatan Jatirejo yang terus menunjukkan progres positif.
Kepala Desa Mojogeneng Tatag Sugianto mengatakan, untuk menyambut upaya itu, pihaknya membangun sarana prasarana penunjang agar wisatawan semakin betah berada di desanya dengan menyiapkan penginapan dengan konsep homestay.
Seperti diketahui, desa dengan tiga dusun ini kerap jadi jujukan masyarakat dari berbagai daerah sebab terkenal dengan lingkungan pondok pesantrennya.
’’Homestay dipersiapkan untuk menginap wali santri yang dari luar kota. Karena selama ini belum tersedia penginapan,’’ katanya.
Saat ini, masih tersedia satu unit homestay yang letaknya berada persis di sebelah kantor balai desa. Pengelolaan homestay yang memanfaatkan tanah kas desa (TKD) ini ditangani secara langsung oleh BUMDes Bersinar Mojogeneng.
’’Fasilitasnya sudah lengkap seperti rumah sendiri. Ada kamar tidur, dapur dan kamar mandi,’’ imbuh Tatag.
Di kawasan homestay ini, tersedia pula beberapa gazebo yang bisa digunakan untuk bersantai oleh keluarga santri yang berkunjung.
Tatag mengungkapkan, pihaknya siap menjadikan Desa Mojogeneng menjadi desa wisata. Itu berdasarkan kearifan lokal yang ada di desa, serta segala potensi yang dimiliki.
Menurutnya, tingkat kunjungan wisatawan baik lokal maupun regional terus menunjukkan progress yang baik.
’’Sudah bisa ditempati dan sudah sering dipakai oleh wisatawan. (Unit homestay) Akan ditambah dengan melihat perkembangan dan sesuai kebutuhan,’’ jelas dia.
Tak menutup kemungkinan pula, selain homestay nantinya juga ada sentra oleh-oleh khas Desa Mojogeneng yang juga akan dibangun di sekitar homestay.
Menurutnya, tahun ini pemdes menggencarkan pembangunan wisata untuk menarik kunjungan wisatawan demi mendongkrak perekonomian masyarakat sekitar.
’’Nanti diberdayakan dari masyarakat sekitar yang mengisi sentra ini. Insyaallah tahun ini kita mulai menghidupkan sektor pariwisata lewat potensi yang ada,’’ pungkas Tatag. (oce/fen)
Editor : Fendy Hermansyah