Setiap Minggu pagi, masyarakat bisa melakukan berbagai aktivitas olahraga dengan area disterilkan dari kendaraan bermotor.
Kembali diberlakukannya CFD di Alun-Alun Wiraraja disampaikan Penjabat (Pj) Wali Kota Mojokerto Moh. Ali Kuncoro.
Menurutnya, setelah tuntas direvitalisasi, alun-alun kini menjadi destinasi yang ramai dikunjungi masyarakat.
Selain untuk rekreasi, juga dimanfaatkan sebagai sarana berolahraga. Terutama pada hari Minggu pagi.
’’Agar masyarakat bisa beraktivitas lebih aman dan nyaman, kita berlakukan pembatasan kendaraan bermotor mulai pukul 05.30 hingga pukul 10.00 pagi,’’ ungkapnya, kemarin (7/1).
Sedianya, pemberlakuan CFD atau hari bebas kendaraan bermotor telah dilakukan uji coba sejak Minggu, 31 Desember 2023.
Yakni dilakukan dengan pembatasan kendaraan bermotor yang melintas di area sekitar alun-alun, khususnya bagi kendaraan roda empat.
Hal serupa juga mulai diberlakukan secara rutin tiap Minggu pagi. Sehingga, kata Ali Kuncoro, masyrakat bisa lebih leluasa memanfaatkan sarana prasarana di sekitar alun-alun untuk berolahraga tanpa khawatir ada kendaraan melintas sekaligus menjaga kualitas udara agar bebas dari polusi.
Terlebih, di area Alun-Alun Wiraraja juga telah dipastikan tidak ada pengerjaan fisik di tahun ini. Karena revitasliasi yang dilakukan sejak 2020 sudah telah dituntaskan pada akhir 2023.
’’Karena pembangunan infrastruktur tidak hanya menyasar peningkatan perekonomian, tapi juga derajat kesehatan masyarakat,’’ ulas Ali Kuncoro.
Sebelumnya, Pemkot Mojokerto juga memberikan akses bagi masyarakat untuk memanfaatkan Gelora A. Yani sebagai sarana olahraga yang dibuka tiap hari mulai pukul 05.-21.00.
Karena setelah disentuh rehabilitasi dengan anggaran Rp 4,4 miliar, gelanggang olahraga di Kecamatan Magersari tersebut kini dilengkapi sengan shuttle ban alias lintasan lari.
’’Karena kita tahu, kesehatan ini juga modal dasar untuk kita bisa semakin produktif,’’ terang pria yang juga kepala Dispora Provinsi Jatim ini. (ram/fen)
Editor : Fendy Hermansyah