Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Pj Wali Kota Mojokerto Ali Kuncoro Mendadak Tes Urine Pejabat, Sasar Kepala OPD hingga Lurah

Rizal Amrulloh • Jumat, 5 Januari 2024 | 20:20 WIB

DETEKSI DINI: Pj Wali Kota Mojokerto Moh. Ali Kuncoro bersama Kepala BNNK Agus Sutanto saat melakukan tes urine terhadap pejabat di Pemkot Mojokerto, di Pendapa Sabha Mandala Madya, Jumat (5/1).
DETEKSI DINI: Pj Wali Kota Mojokerto Moh. Ali Kuncoro bersama Kepala BNNK Agus Sutanto saat melakukan tes urine terhadap pejabat di Pemkot Mojokerto, di Pendapa Sabha Mandala Madya, Jumat (5/1).
KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto - Penjabat (Pj) Wali Kota Mojokerto Moh. Ali Kuncoro mendadak melakukan tes urine kepada para pejabat di lingkungan Pemkot Mojokerto, Jumat (5/1).

Tes dilakukan petugas Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Mojokerto yang menyasar kepala OPD hingga lurah guna mendeteksi penyalahgunaan narkoba di Pendapa Sabha Mandala Madya, Balai Kota Mojokerto.

Ali Kuncoro turut menjalani tes urine yang dipimpin Kepala BNNK Kota Mojokerto Agus Sutanto. Selanjutnya diikuti oleh Sekdakot Gaguk Tri Prasetyo, pejabat eselon II, kabag, camat, serta lurah.

"Sebagai bentuk komitmen pemkot, pada hari ini saya bersama jajaran kepala perangkat daerah melakukan deteksi dini dengan menjalani tes urine," ungkap Ali Kuncoro.

Menurutnya, tes urine dadakan terhadap abdi negara tersebut menjadi bagian dari penegakan pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika (P4GN) di lingkungan pemerintahan. Uji menggunakan urine drug test yang dilakukan BNNK juga langsung diketahui hasilnya.

Pj wali kota kemudian menunjukkan hasil tes yang dijalaninya dengan parameter negatif. Dia menyatakan, tes urine yang dijalani oleh jajaran aparatur sipil negara (ASN) lainnya juga menunjukkan hasil serupa.

Seluruhnya dinyatakan bebas dari indikasi penyalahgunaan narkoba. Hanya saja, ada beberapa yang terdeteksi mengonsumsi obat-obatan untuk penyakit tertentu.

"Alhamdulillah semua negatif, kandungan narkoba hanya ditemukan pada orang yang mengkonsumsi obat yang diresepkan oleh dokter," terang Ali Kuncoro.

Pejabat yang juga Kepala Dispora Provinsi Jatim ini menambahkan, upaya pencegahan obat-obatan terlarang juga dilakukan secara intens di lingkungan masyarakat.

Di antaranya dengan membentuk kampung bersih narkoba bersinar yang telah dicanangkan di Kelurahan Prajuritkulon, Kelurahan Balongsari, Kelurahan Kranggan, Kelurahan Gunung Gedangan, Kelurahan Purwotengah, dan Kelurahan Surodinawan.

"Penegakkan P4GN ini butuh sinergi bersama, termasuk masyarakat," pungkasnya. (ram/fen)

Editor : Fendy Hermansyah
#urine #tes #narkoba #wali kota #Pj #mojokerto