Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Ruas Jalan Bus Trans Jatim Dipenuhi Kerusakan, Pemkab Siapkan Rp 2 Miliar untuk Pemeliharaan Jalan

Khudori Aliandu • Senin, 6 November 2023 | 16:30 WIB

MENGANGA: Kondisi jalan cor di Jalan Raya Gumbik Kecamatan Dawarblandong, Senin (30/10). Meski sudah dilalui bus Trans Jatim koridor III, pemerintah belum melakukan perbaikan kerusakan jalan.
MENGANGA: Kondisi jalan cor di Jalan Raya Gumbik Kecamatan Dawarblandong, Senin (30/10). Meski sudah dilalui bus Trans Jatim koridor III, pemerintah belum melakukan perbaikan kerusakan jalan.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Mojokerto memberi atensi khusus atas kerusakan ruas jalan yang dilalui Bus Trans Jatim koridor III rute Mojokerto-Gresik.

Pemerintah pun sudah meyiapkan anggaran hingga Rp 2 miliar untuk melakukan perbaikan infastruktur yang belakangan alami pecah-pecah.

Kabid Bina Marga DPUPR Kabupaten Mojokerto, Henri Surya, mengatakan, pemeliharaan ruas jalan yang alami kerusakan tetap menjadi perhatian serius pemerintah.

Sebagai komitmennya, pada P-APBD 2023, dinas PUPR sudah menyiapkan anggarannya.

’’Sesuai ploting pada perubahan anggaran keuangan, kami sudah ada dana sekitar Rp 2 miliar untuk kegiatan pemeliharaan jalan raya,’’ ungkapnya.

Anggaran tersebut juga untuk belanja overlay aspal. Kemudian hibah ke SPN berupa pengaspalan, serta pengadaan aspal untuk menambal lubang.

Pengandaan aspal pada PAK ini sekaligus persiapan libur panjang di akhir tahun, Natal 2023 dan tahun baru 2024.

Hal itu seiring untuk memastikan jalur yang dilalui masyarakat saat mudik dan balik tidak ada kerusakan.

Baik bergelombang atau pun berlubang yang mengganggu kenyamanan berkendara.

Di lain sisi juga berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas.

’’Sekarang kan ada e-katalog juga, itu mempercepat belanja. Sehingga percepatan perbaikan pada ruas jalan juga bisa segera terealiasikan,’’ urainya.

Secara khusus tidak ada skala prioritas dalam penanganan jalan rusak ringan.

Yang pasti, kata Henri, setiap ada laporan jalan rusak dari pengamat jalan secara terukur tim dinas PUPR bakal turun ke lapangan untuk melakukan perbaikan dengan sistem tambal sulam.

’’Kalau ruas jalan itu diprioritaskan dari pengamat jalan ya itu yang kita tangani. Utamanya yang rusak ringan. Kalau rusak berat kita masukkan ke berkala atau peningkatan,’’ paparnya.

Seperti halnya ruas jalan yang dilalui Bus Trans Jatim koridor III rute Mojokerto-Gresik.

Jalan poros dari Kecamatan Dawarblandong menuju Kota Mojokerto belakangan sudah dalam pemetaan untuk dilakukan perbaikan.

Ruas jalan yang sudah diperbaiki sejak 10 tahun lalu, belakangan sudah mulai terjadi kerusakan pada konstruksi betonnya.

Sejumlah faktor menjadi penyebab kerusakan. Di antaranya, sifat tanah yang labil dan gerak. Sehingga lambat waktu membuat konstruksi ruas jalan alami kerusakan dan perlu dilakukan perawatan.

’’Khususnya yang di ruas Desa Ngabar, Kupang dan di kawasan Dawarblandong, itu yang perlu penanaganan,’’ tuturnya.

Menurutnya, celah bukaan pada konstruksi beton yang alami pecah-pecah yang terjadi itu rencanannya bakal diisi dengan material bongkaran aspal.

Itu sebagai pemadatan agar aspal yang kita pergunakan pada selah konstruksi dalam tambal sulam ini juga kian kuat.

’’Fleksibel, mana yang diutamakan, ya itu kita bisa turun langsung ke lokasi. Kegiatan pemeliharan itu kan rutin, dan itu menjadi perhatian kami, banyak keluhan juga dari pengguna jalan, lebih-lebih saat ini dilintasi Trans Jatim,’’ paparnya. (ori/fen)

Editor : Fendy Hermansyah
#bus #mojokerto #gresik #Trans Jatim