Salah satunya dalam hal menangani orang telantar (OT) dan hilang dari keluarganya yang dilaksanakan melalui inovasi Bolang.
Kepala Dinsos P3A Kota Mojokerto Choirul Anwar mengungkapkan, Bolang atau akronim dari bantuan orang telantar dan hilang merupakan program berbasis kinerja pilar-pilar sosial untuk melakukan manajemen database.
Khususnya mendata identitas OT maupun orang yang hilang dari keluarga melalui surat keterangan dari Polres Mojokerto Kota.
”Dari data tersebut akan tercatat menjadi klien orang terlantar atau hilang dalam base data di Dinsos P3A Kota Mojokerto,” terangnya.
Program Bolang dirancang dan dikembangkan khusus dengan metode cek dan ricek.
Anwar menyebutkan, apabila OT tidak memiliki identitas diri, maka akan dilakukan penelusuran keluarga pada dinas kependudukan dan catatan sipil (dispendukcapil).
Jika beralamat di dalam Kota Mojokerto, maka petugas dengan segera akan mengembalikan pada keluarganya.
Bantuan yang sama juga diberikan bagi OT maupun orang hilang yang berdomisili di luar daerah.
”Jadi, tujuannya agar bisa cepat ditemukan alamat atau daerah asalnya sehingga bisa dilakukan reunifikasi atau terhubung kembali dengan keluarganya,” tandasnya.
Namun, lanjut Anwar, apabila kondisi OT sedang mengalami sakit, maka akan lebih dulu melakukan perawatan kesehatan sebelum dikembalikan ke keluarga asalnya.
Tak hanya itu, Dinsos P3A Kota Mojokerto juga akan membantu dibuatkan identitas diri terhadap OT yang belum memiliki catatan administrasi kependudukan.
Menurut Anwar, langkah itu ditempuh setelah dilakukan penelusuran melalui layanan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) se-Indonesia melalui Whatsapp (WA) Group.
Jika dalam kurun waktu 7 hari dipastikan tidak ditemukan, maka OT dilakukan perekaman oleh petugas dispendukcapil.
Selama masih dalam penelusuran keluarga, maka orang terlantar akan kami tempatkan pada shelter milik Dinsos P3A Kota Mojokerto.
”Apabila sudah dibuatkan identitas diri, maka kami akan berkoordinasi dengan UPT penampungan orang telantar yang ada di Jawa Timur agar mendapatkan tempat dan dirawat dengan layak,” tandas dia. (ram/ron)
Editor : Fendy Hermansyah