Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Siagakan Damkar selama Sepekan, TPA Randegan Kota Mojokerto Steril Aktivitas Warga

Rizal Amrulloh • Sabtu, 23 September 2023 | 16:20 WIB

SIAGA: Tim Damkar Kota Mojokerto tetap disiagakan di area TPA Randegan selama satu minggu ke depan.
SIAGA: Tim Damkar Kota Mojokerto tetap disiagakan di area TPA Randegan selama satu minggu ke depan.
KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Setelah hampir dua pekan melakukan upaya pemadaman, mulai Kamis (21/9) Satuan Pelaksana Penanggulangan Bencana (Satlak PB) Kota Mojokerto akhirnya menarik tim gabungan dari Tempat Pembuangan Api (TPA) Randegan.

Meski demikian, selama sepekan ke depan masih tetap dilakukan pemantauan dengan tetap menyiagakan mobil pemadam kebakaran (damkar).

Sekdakot Mojokerto Gaguk Tri Prasetyo mengungkapkan, upaya pemadaman kebakaran yang melibatkan tim gabungan di TPA Randegan telah dihentikan per Kamis (21/9).

Menurutnya, penghentian penanganan tersebut berdasarkan hasil dari asesmen tenaga ahli dari Dinas Pemadaman Kebakaran dan Penyelamatan Kota Batu.

’’Setelah dilakukan survei dan evaluasi di lapangan, ternyata hasilnya kegiatan pemadaman bisa dihentikan,’’ ungkapnya kemarin.

Namun, Ketua Satlak PB Kota Mojokerto ini menyebut, TPA Randegan masih dilakukan pemantauan selama satu minggu ke depan. Yakni dengan tetap menyiagakan petugas dan tim Damkar Kota Mojokerto.

’’Tapi cukup kekuatan kita sendiri saja, petugas melakukan pemantauan setiap hari dan mobil pemadam kebakaran tetap disiagakan di sana (TPA Randegan),’’ tuturnya.

Di samping itu, seluruh area TPA Randegan juga dilakukan sterilisasi dari kegiatan masyarakat.

Menurut Gaguk, pelarangan tersebut dilakukan hingga dinyatakan benar-benar aman.

’’Demi keselamatan warga, sehingga agar tidak melakukan aktivitas di TPA terlebih dahulu,’’ paparnya.

Selain petugas, posko kesehatan dan dapur umum juga telah ditarik dari lokasi terdampak.

Saat ini, imbuh Gaguk, Pemkot Mojokerto juga tengah menyusun langkah untuk mengantisipasi agar kejadian kebakaran tidak terulang.

Gaguk mengatakan, pihaknya segera mengumpulkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) untuk melakukan memperbaiki pengelolaan TPA Randegan. 

Terutama dalam mengoptimalkan pemanfaatan gas metana dan sistem pembuangan sampah.

’’Tentu harus kita rumuskan bersama OPD terkait maupun tenaga ahli tentang pengelolaan sampah untuk peningkatan pengelolaan TPA Randegan ke depan supaya lebih baik lagi,’’ tandasnya.

Sebagaimana diketahui, TPA Randegan mengalami kebakaran sejak Jumat (8/9) lalu.

Proses pemadaman dilakukan dengan melibatkan kurang lebih 70 personel gabungan dan 10 armada damkar dari daerah sekitar.

Termasuk dengan menerjunkan heli milik BNPB untuk melakukan dua kali waterbombing hingga akhirnya dinyatakan padam. (ram/fen)

Editor : Fendy Hermansyah
#damkar #kebakaran #randegan #tpa