Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati Luncurkan Gerakan ASN Beli Beras Premium

Khudori Aliandu • Rabu, 13 September 2023 | 12:15 WIB

KOLABORASI: Kajari Kabupaten Mojokerto Sulvia Triana Hapsari bersama Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati dan Bulog Surabaya Selatan melihat beras premium yang dijual kepada ASN, di Pendopo Pemkab.
KOLABORASI: Kajari Kabupaten Mojokerto Sulvia Triana Hapsari bersama Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati dan Bulog Surabaya Selatan melihat beras premium yang dijual kepada ASN, di Pendopo Pemkab.
Upaya Pemkab Kendalikan Inflasi

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto - Pemkab Mojokerto me-launching gerakan pembelian beras premium lokal ke Bulog bagi ASN/Pegawai di lingkungan Pemkab Mojokerto, Selasa (12/9). Kebijakan ini sebagai upaya pemda melakukan pengendalian inflasi daerah.

Instruksi ini tertuang dalam surat edaran yang ditandatangani Bupati Ikfina Fahmawati yang diterbitkan pada 22 Agustus 2023. Alhasil, pembelian para abdi negara sudah tembus 7 ton. Angka ini akan terus meningkat seiring munculnya kebijakan.

’’Beli beras premium yang bekerja sama dengan Perum Bulog Kantor Wilayah Jawa Timur ini merupakan upaya Pemkab Mojokerto dalam menekan tingginya angka permintaan beras kualitas medium di pasar. Sehingga ke depannya, stok beras medium di pasar bisa kembali normal dan harga beras jenis medium bisa terkendali,’’ ungkap Ikfina.

Menurutnya, berbagai upaya dalam mengendalikan inflasi terus digencarkan.

Salah satunya gerakan pembelian beras premium kepada Bulog yang melibatkan seluruh ASN dan karyawan. Apalagi, belakangan beras menjadi komponen terbesar dalam memengaruhi.

’’Kalau inflasi kita ini terus meningkat, maka yang terjadi adalah satu hal yang tidak baik untuk masyarakat Kabupaten Mojokerto, khususnya masyarakat ekonomi bawah. Karena sebagian besar pendapatan mereka digunakan untuk konsumsi. Kalau kemudian inflasi yang didominasi oleh volatile food, maka mereka akan kesulitan dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari,’’ paparnya.

Untuk mengurangi permintaan beras medium di pasar, seluruh ASN dan karyawan di lingkungan Pemkab Mojokerto beralih ke beras IR64 premium Bulog.

Sebagai langkah memudahkan pemantauan memecahkan permasalahan ini, pemda memanfaatkan aplikasi TUMBAS milik disperindag.

Pada etalase TUMBAS, ASN maupun masyarakat bisa membeli beras jenis IR 64 premium dengan harga mulai dari Rp 61.000 kemasan 5 kilogram.

’’Aplikasi TUMBAS ini juga dilengkapi fitur COD (Cash on delivery) atau bayar di tempat untuk memudahkan para penggunanya dengan tarif ongkos kirim mulai dari Rp 10.000 dalam pembelian,’’ jelasnya.

Dalam kesempatan ini, Bupati Ikfina juga turut membeli beras premium melalui aplikasi TUMBAS dengan sistem COD. Ikfina berharap, gerakan beli beras premium lokal bagi ASN ini menjadi suatu langkah untuk menjaga kondusifitas bangsa dan negara, khususnya di Kabupaten Mojokerto.

Lebih-lebih, pengaruh perang  Rusia dan Ukraina yang masih berlangsung. Termasuk, ancaman dampak dari El-Nino (musim kering). ’

’Saling menjaga, bekerja sama dan berpartisipasi. Niatkan ini adalah bagian dari kita semuanya dalam memberikan sumbangsih kita kepada bangsa dan negara,’’ tuturnya.

Kepala Perum Bulog Kanwil Jawa Timur Ermin Tora mengatakan, dalam upaya mengantisipasi kenaikan harga yang cukup tinggi, Perum Bulog juga melakukan kegiatan stabilitas harga dengan menyalurkan bantuan pangan di seluruh Indonesia.

’’Khusus di Kabupaten Mojokerto, dari 20 pasar yang ada, enam di antaranya sudah ada toko pangan kita (TPK). Perum Bulog Kanwil Jawa Timur juga telah memasok bantuan pangan di 6 pasar dengan 36 pengecer,’’ ungkapnya.

Menurutnya, mulai kemarin, Bulog juga me-launching penyaluran bantuan pangan yang serentak dilaksanakan oleh Presiden Joko Widodo.

’’Dan untuk di Jawa Timur terdapat sekitar 3,4 juta keluarga penerima manfaat (KPM). Kita akan salurkan sekitar 34.000 ton beras yang akan didistribusikan untuk bulan September, Oktober, dan November,’’ jelasnya.

Ermin mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Mojokerto dalam pelaksanaan gerakan pembelian beras premium Bulog bagi ASN sebagai upaya mengendalikan inflasi.

Sehingga tidak hanya masyarakat yang berperan aktif dalam menstabilkan harga, akan tetapi seluruh ASN di lingkup Pemerintah Kabupaten Mojokerto juga turut berpartisipasi.

’’Ini adalah upaya strategis yang dilakukan oleh pemerintah dalam mengintegrasikan dengan program-program dalam rangka pengendalian harga khususnya harga beras medium yang ada di Kabupaten Mojokerto,’’ tegasnya. (ori/ron)

 

Editor : Fendy Hermansyah
#pemkab #beli #ikfina #asn #mojokerto #beras #fahmawati