Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Mojokerto Muhammad Imron menyatakan, usulan untuk membuka selter telah diajukan ke KASN. Menurutnya, proses tersebut sebagai tahap awal untuk melakukan pengisian jabatan pada kursi jabatan setingkat eselon II B. ”Ya, sudah kami usulkan,” terangnya, kemarin.
Saat ini Pemkot Mojokerto tinggal menunggu lampu hijau dari KASN untuk menggulirkan lelang jabatan. Mengingat, masih terdapat 8 kursi JPTP yang kosong akibat pejabat lama purnatugas, meninggal dunia, maupun digeser ke posisi jabatan lain.
Imron menyebut belum bisa memperkirakan waktu selter akan digulirkan. ”Tinggal menunggu turunnya persetujuan saja. Setelah itu bisa dilaksanakan,” tandas mantan Kepala Dispendukcapil Kota Mojokerto ini.
Selama proses berlangsung, dari 8 kursi jabatan eselon II diduduki sementara oleh pelaksana tugas (plt). Di antaranya pada kursi kepala dinas lingkungan hidup (DLH) yang kini di-plt Amin Wachid. Demikian dengan jabatan kepala dinas perpustakaan dan arsip (dispusip) yang kini dirangkap Abd. Rahman Tuwo. Termasuk kursi inspektur yang juga diisi sementara Muh. Sugeng.
Sementara jabatan plt kepala di lima eselon II lainnya diduduki oleh masing-masing sekretarisnya. Meliputi plt kepala dinas penanaman modal, pelayanan terpadu satu pintu dan tenaga kerja (DPMPTSP dan Naker) yang diisi sementara Moch. Zaini; plt kepala badan kesatuan bangsa dan politik (bakesbangpol) Soegeng Rijadi Prajitno, plt kepala dinas ketahanan pangan dan pertanian (DKPP) M. Hekamarta Fanani; plt kepala dinas PUPRPRKP Nara Nupiksaning Utama, serta plt kepala badan pengelolaan keuangan dan pendapatan daerah (BPKPD) diduduki Riyanto.
Imron juga belum bisa membeberkan apakah selter akan dibuka sekaligus untuk 8 kursi kosong di eselon II. Karena nanti akan diputuskan oleh Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari selaku pejabat pembina kepegawaian (PPK). ”Belum, nanti kalau sudah turun akan diumumkan,” pungkasnya. (ram/ron)
Editor : Fendy Hermansyah