Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Ratusan Warga Terancam Terisolasi

Fendy Hermansyah • Selasa, 25 Oktober 2022 | 14:33 WIB
MIRIS: Kondisi jalan desa di Dusun Kajangan Kidul, Desa Mojokusumo, Kecamatan Kemlagi, yang rusak, kemarin (24/10). (Yulianto Adi Nugroho/Jawa Pos Radar Mojokerto)
MIRIS: Kondisi jalan desa di Dusun Kajangan Kidul, Desa Mojokusumo, Kecamatan Kemlagi, yang rusak, kemarin (24/10). (Yulianto Adi Nugroho/Jawa Pos Radar Mojokerto)
Rusak Parah, Jalan Utama Berlumpur

KEMLAGI, Jawa Pos Radar Mojokerto – Ratusan warga di Dusun Kajangan Kidul, Desa Mojokusumo, Kecamatan Kemlagi, terancam terisolasi. Penyebabnya, ruas penghubung antardesa rusak parah dan tidak bisa dilewati. Kondisi ini kian memprihatinkan lantaran jalan berubah jadi kubangan lumpur saat musim hujan.

Kerusakan jalan desa itu sudah berlangsung selama puluhan tahun. Jalan penghubung antara Dusun Kajangan dengan Dusun Gondoruso, Desa Japanan, Kecamatan Kemlagi, rusak sepanjang kurang lebih 300 meter. ”Dari saya kecil ya begitu, paling-paling hanya diuruk tanah,” kata Efendi, 25, warga Dusun Kajangan Kidul, kemarin (24/10).

Kerusakan ini membuat jalan tak bisa dilewati saat memasuki musim hujan. Kondisi tanah yang becek dan licin memaksa warga mengambil jalan lain. Untuk tiba di seberang jalan, mereka harus memutar sejauh kurang sekitar empat kilometer (km). ”Kalau keperluan ke sawah dan anak sekolah naik sepeda dituntun. Tapi, kalau naik motor ya memilih putar balik,” imbuhnya.

Efendi menyatakan, jalan yang tak ubahnya kubangan lumpur ini menjadi akses utama ratusan warga. Di dusunnya, terdapat 43 rumah yang dihuni sekitar sekitar 50 kepala keluarga (KK). Dengan estimasi per KK meliputi 3-4 orang, jalan ini menjadi andalan bagi 150-200 orang. Keberadaan mereka pun kini terancam terisolasi lantaran jalan yang tak bisa dilewati.

”Yang paling terdampak anak-anak sekolah. Mereka harus memutar jauh,” terangnya. Efendi menyebut, jalan tak pernah tersentuh perbaikan selama puluhan tahun. Ruas jalan desa yang diapit area persawahan ini seolah selalu terlewatkan dari perhatian.

Terpisah, Kabid Pemeliharaan Jalan dan Jembatan DPUPR Kabupaten Mojokerto Henri Surya mengungkapkan, ruas jalan yang dimaksud merupakan jalan desa sehingga bukan bagian dari pemda. Pembangunan jalan ini sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah desa (pemdes). ”Sudah kami cek dan itu di luar ruas kami,” katanya.

Pihaknya menyebut, pemerataan pembangunan jalan oleh pemda terus dilakukan. Di Kecamatan Kemlagi, salah satunya yakni pembangunan di ruas jalan Dusun Rembu, Desa Japanan, Kecamatan Kemlagi, yang tak jauh dari jalan desa di Dusun Kajangan Kidul. ”Di situ sudah kami rencananya pengerjaan jalan untuk tahun depan,” tandasnya. (adi/ron)



Editor : Fendy Hermansyah
#terisolasi #warga #jalan rusak #mojokerto #kemlagi