Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Mojokerto Djoko Supangkat menegaskan, penanganan kekeringan yang berakibat pada kekurangan air bersih di tiga desa akan menjadi atensi khusus. Sejumlah solusi jangka panjang sudah dibahas oleh tim di kantor pemkab. ’’Pada prinsipnya penanganan kekeringan di tiga desa ini akan jadi prioritas. Salah satunya dengan sistem perluasan SPAM,’’ ungkapnya.
Tahun ini, pemenuhan air bersih ini menyasar seribu lebih sambungan rumah yang tersebar di lima desa. Seperti Desa Kepuharum, Kecamatan Kutorejo dengan nilai kontrak Rp 728 juta dari pagu Rp 967 juta, Desa Sumbertanggul, Kecamatan Mojosari dengan kontrak Rp 548 juta dari Rp 730 juta, Desa Seloliman, Kecamatan Trawas sebesar Rp 654 juta dari Rp 873 juta, Desa Manduromanggunggajah, Kecamatan Ngoro dengan nilai Rp 707 juta dari pagu Rp 932 juta, serta Rp 854 juta dari pagu Rp 1,1 miliar di Desa Tawangrejo, Kecamatan Jatirejo.
’’Sasaran ini merupakan prioritas penanganan pamsimas pada desa yang terjadi stunting. Sedangkan untuk berikutnya, pemda bakal prioritaskan di desa yang masih terjadi kekeringan, khususnya di Kunjorowesi dan Duyung,’’ paparnya.
Sementara, di Desa Manduromanggunggajah, lanjut Djoko, sudah masuk dalam prioritas tahun ini. Sehingga, pihaknya memastikan, kebutuhan air bersih di desa tersebut bakal segera teratasi. Belum lagi, di desa ini sebelumnya juga sudah dapat bantuan pengeboran dari pemerintah pusat. ’’Hasil koordinasi terakhir, bantuan itu tinggal serah terima saja. Jadi setelah itu dioperasikan, kami optimis itu akan bisa memenuhi kebutuhan air bersih warga dan desa yang terdampak kekeringan kami pastikan berkurang lagi di tahun ini,’’ jelasnya.
Sebaliknya, untuk wilayah Dawarblandong, BPBD memastikan kekeringan sudah teratasi sejak beberapa tahun lalu. Bahkan, Djoko memastikan, pengiriman air bersih terakhir dilakukan pada 2018. ’’Jadi empat tahun terakhir ini kita sudah tidak dropping air bersih lagi untuk pemenuhan air minum,’’ ungkapnya.
Pemenuhan air bersih di wilayah utara sungai Brantas itu sejauh ini sudah dilayani Perumdam Mojopahit dan WSLIC. ’’Tahun ini di Dawarblandong tidak jadi prioritas, kami koordinasi perangkat desa, kebutuhan air bersih itu sudah dicukupi Perumdam dan WSLIC,’’ tuturnya.
Terpisah, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto Rinaldi Rizal Sabirin mengatakan, pemerintah terus melakukan perluasan SPAM jaringan perpipaan. Tahun ini, ada lima paket kegiatan dengan nilai total Rp 4,6 miliar yang akan menyasar 1.090 sambungan rumah. ’’Ini sebagai upaya pemerintah menyediakan air bersih bagi masyarakat,’’ ungkapnya.
Hanya saja, tahun ini, perluasan SPAM memang dikonsep tematik. Salah satunya dengan tujuan mengentas angka stunting. Dengan pemenuhan air bersih ini, tegas Rinaldi, pemkab berusaha meningkatkan kualitas hidup wilayah yang masih tinggi stunting.
Tak urung, tiap tahunnya, kegiatan SPAM menjadi salah satu prioritas dengan menyasar seribu lebih sambungan rumah. ’’Lima paket tahun ini pengerjaan sudah jalan, kita target November sudah selesai dan bisa dimanafaatkan,’’ tuturnya. (ori/ron)
Editor : Fendy Hermansyah