Menurutnya, dari segi kelembagaan, momentum merayakan Dirgahayu Republik Indonesia Ke-77 ini dengan berbagai kegiatan, merupakan juga salah satu pembelajaran kepada siswa. Mulai anak usia dini hingga murid sekolah dasar. ’’Dengan mengadakan lomba hingga melakukan upacara pengibaran bendera ini, diharapkan anak-anak dapat memaknai arti kemerdekaan,’’ tandas Nurul.
Nurul menjelaskan, peringatan HUT Republik Indonesia Ke-77 ini merupakan kegiatan pertama tatap muka setelah terhalang pandemi Covid-19. ’’Kami bersyukur, tahun ini kita bisa agak leluasa melakukan kegiatan dan bisa memeriahkan Dirgahayu Republik Indonesia Ke-77 dengan berbagai lomba,’’ ujarnya.
Ia menambahkan, sesuai dengan tagline Dirgahayu Republik Indonesia tahun ini, yakni, Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat, maka yang bisa dilakukan para siswa yakni terus melakukan aktivitas seperti biasanya. ’’Sebagai tenaga pendidik dan siswa, dalam memaknai kemerdekaan dengan melanjutkan proses belajar mengajar dan terus menempa ilmu,’’ tegas Nurul.
Sementara itu, Kepala Sekolah Tingkat Dasar Nurafni Aulya menambahkan, rangkaian peringatan HUT RI kali ini terbilang meriah. ’’Anak-anak sangat senang, penuh semangat dan antusias dalam memperingati Dirgahayu RI Tahun ini,’’ ujarnya.
Di momen upacara bendera kali ini, para pelajar memakai baju adat tradisional Indonesia. ’’Sengaja kami buat seperti itu, karena kami ingin mengenalkan baju adat kepada anak anak secara langsung,’’ ungkap Aulya.
Dengan begitu, diharapkan bisa memberikan rasa percaya diri dan menumbuhkan mental yang kuat. ’’Ada sekitar 106 siswa yang memakai baju adat. Mulai siswa TK hingga Sekolah Dasar. Dan menariknya, sebagai penutup kegiatan. Anak-anak melenggak lenggok di atas karpet memakai baju adat,’’ pungkasnya. (dik/ron)
Editor : Fendy Hermansyah