Penyakit ini sering dikenali dengan tanda–tanda nyeri yang menyengat dibagian ulu hati dan jika sudah parah lebih sering disertai adanya mual muntah hebat. Dalam kondisi tertentu, penyakit lambung ini mampu membuat penderitanya kehilangan kadar air berlebih pada tubuh yang menyebabkan dehidrasi.
“Berawal dari sakit pada perut, diikuti mual, muntah yang tak berhenti dan untuk bernapas pun susah. Rasa sakit yang sudah tidak tertahankan, akhirnya oleh suami dibawa ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Kartini Mojosari untuk mendapatkan penanganan medis,” cerita Atin yang terdaftar sebagai peserta JKN segmen Pekerja Penerima Upah (PPU).
Atin melanjutkan, selama di IGD dan di ruang rawat inap ia dilayani dengan baik dan cepat. Dokter dengan sabar memeriksa keluhannya dan memberikan oksigen. Dari hasil berbagai pemeriksaan dokter hasilnya mengalami asam lambung naik sampai ke kerongkongan dan di anjurkan untuk menjalani rawat inap.
Tak terbayangkan dalam benaknya, biaya rawat inap yang sangat mahal. Namun ketika mengetahui bahwa biaya semua tindakan rawat inap dan obat ditanggung sepenuhnya oleh JKN. Dirinya mengapresiasi pelayanan yang didapatnya. Menurutnya, fasilitas yang diterimanya tak ada beda dengan pasien umum, mulai dari ruangan kamar yang bersih, tenaga medis kesehatan yang ramah dan pelayanan yang memuaskan.
“Alhamdulillah setelah beberapa hari ditangani rumah sakit, kondisi saya berangsur semakin membaik. Luar biasa Program JKN bisa menjamin seluruh biaya pengobatan saya. Entah uang dari mana saya peroleh jika saya harus membayar semuanya. Saya sangat bersyukur telah menjadi peserta JKN dan merupakan penolong dalam menjalani rawat inap yang berbiaya mahal” tutur Atin.
Baginya, menjadi peserta JKN banyak sekali manfaat yang luar biasa. Tak lupa ia mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pemerintah karena telah mencanangkan program mulia ini. Juga, kepada BPJS Kesehatan karena telah menyelenggarakan program dengan sangat baik.
"Jangan pernah merasa rugi menjadi peserta JKN, karena apabila kita tidak menggunakannya, berarti iuran yang kita bayarkan setiap bulan dapat membantu peserta lain yang sedang sakit dan membutuhkan biaya pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan. Semoga Program JKN terus ada, semakin dipercaya masyarakat, dan semakin dapat memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” katanya mengakhiri pembicaraan. (*/fen) Editor : Fendy Hermansyah