Dandim Mojokerto melalui Pgs. Pasi Pers Kodim 0815 Mojokerto Letda Inf Agus Riantono selaku Ketua Panitia Zakat Fitrah Kodim 0815 mengatakan, 538 paket zakat fitrah ini terkumpul dari seluruh anggota Kodim Mojokerto dan personel koramil jajaran baik militer maupun PNS TNI AD. Termasuk beberapa KBT (istri/suami dari TNI dan PNS Kodim Mojokerto). ’’Zakat fitrah yang kita himpun secara total berjumlah 1.614 kilogram beras yang dikemas menjadi 538 paket dan masing-masing kemasan seberat 3 kilogram,’’ ungkapnya.
Selain zakat firtah, pada hari yang sama, juga disalurkan sodaqoh berupa beras dan dalam bentuk tunai. Zakat ini disalurkan kepada yang berhak menerima. Di antaranya, diutamakan ke fakir miskin dan sebagian ke panti asuhan anak yatim di lingkungan Makodim dan Makoramil jajaran. Termasuk abang becak dan warga lainnya sesuai kriteria penerima zakat.
Lebih lanjut Letda Agus menegaskan, kriteria penerima zakat fitrah adalah fakir miskin. ’’Fakir adalah seseorang yang tidak dapat mencukupi setengah dari kebutuhan pokoknya dan tanggungannya. Sementara miskin seseorang yang mempunyai pekerjaan akan tetapi tidak mencukupi pada waktu itu,’’ ujarnya.
Perlu diketahui, koramil jajaran juga menyerahkan paket zakat fitrah berupa beras secara langsung ke masing-masing rumah para penerima zakat fitrah. Penyalurkan zakat fitrah ini merupakan salah satu wujud kepedulian TNI dalam hal ini Kodim 0815 Mojokerto kepada warga yang berhak mendapatkan zakat fitrah.
Sementara, Agus, 30, warga Kelurahan Kauman, Kota Mojokerto, berterima kasih atas zakat fitrah yang disalurkan Kodim Mojokerto. Tentu ini sangat bermanfaat untuk memenuhi kebutuhannya. ’’Terima kasih zakat fitrahnya, semoga bertambah barokah. Amin,’’ ungkap abang becak yang mangkal di Alun-alun Mojokerto ini.
Pantauan di lapangan, tampak Sekretaris Panitia Zakat Fitrah Kodim 0815 Mojokerto, Peltu Muhadi, SH.I, bersama tim, dengan menggunakan kendaraan Strada berkeliling mendistribusikan zakat fitrah bagi para penerima diseputaran Makodim, wilayah Mojoanyar, Sooko dan Puri. (ori/fen)
Editor : Fendy Hermansyah