Sekolah Dasar Islam (SDI) Little Camel Kota Mojokerto memberikan alternatif pendidikan dasar dalam menyiapkan peserta didik dari segi akademik menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Tak hanya itu, lembaga yang dikenal dengan nama Little Camel Islamic Internationally Oriented Elementary School ini juga membekali peserta didik dengan keahlian dan karakter yang dibutuhkan di lingkungan masyarakat.
Lembaga di bawah naungan Yayasan Fadhilah Al Munawwir ini juga menanamkan fondasi agama Islam yang kuat dengan membentuk siswa yang berakhlakul karimah dan menjadi generasi Qurani. ’’Hal ini dilandasi kebutuhan masyarakat muslim akan pendidikan yang berkualitas dan berorientasi internasional dengan tetap mengedepankan pendidikan agama,’’ terang Kepala SDI Little Camel Muhammad Habibur Rohman, S.Pd.
Dijelaskannya, SDI Little Camel mengimplementasikan kurikulum nasional yang diintegrasikan dengan subjek-subjek internasional serta penguatan dari kurikulum ke-Islaman atau Islamic Super Learning di dalam Madrasah Diniyah. Pendidik yang akrab disapa Habib ini memaparkan, Islamic Super Learning merupakan metode pembelajaran agama Islam yang dikemas secara menarik dan variatif sehingga siswa mudah memahami dan mengaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. ’’Konsep pembelajaran ini berorientasi pada Alquran dan hadis,’’ paparnya.
Dalam kegiatan belajar mengajar, SDI Little Camel menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar dalam pembelajaran dan berkomunikasi. Lembaga pendidikan yang berada di Jalan Irian Jaya, Nomor 2, RT 06/RW 03, Kelurahan/Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto, ini juga ditunjang penggunaan buku-buku teks berbahasa Inggris dari berbagai penerbit dari dalam maupun luar negeri.
Sedangkan bahasa Indonesia dan bahasa Arab juga diajarkan dalam subjek-subjek nasional. Pun demikian dengan bahasa Jawa yang tetap diajarkan sebagai muatan lokal (mulok). ’’Jadi, siswa tetap mendapatkan fondasi yang kuat dalam berbahasa Indonesia sebagai bentuk apresiasi dan kecintaan terhadap kebudayaan dan kekayaan bangsa Indonesia,’’ ujar Habib.
SDI Little Camel juga memiliki sejumlah program unggulan. Salah satunya adalah Alquran Learning For Kids(ALFK)Camp. Habib menjelaskan, program yang dilaksanakan setiap bulan itu bertujuan menanamkan budaya pesantren sejak dini.
Yakni dengan membiasakan peserta didik menghafal dan murojaah Alquran sekaligus membekali anak untuk peningkatan pendidikan karakter. ’’Untuk menjamin kualitas serta mutu hafalan para santri, SDI Little Camel mendatangkan langsung syekh dari Timur Tengah yang ahli di bidangnya serta memiliki sambung sanad sampai Rosulullah,’’ tuturnya.
Dalam program ALFK Camp ini, imbuh Habib, peserta didik juga dikenalkan budaya-budaya pesantren serta adab yang dimiliki para santri. Sehingga, siswa memiliki karakter yang tangguh serta memiliki tradisi dan budaya pesantren yang kuat dan diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. ’’Diharapkan, ke depan siswa dapat diterima di sekolah maupun pondok pesantren yang bertaraf nasional maupun internasional,’’ tegasnya. (ram/abi)
Editor : Fendy Hermansyah