Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Bantuan Sembako Covid-19 Tidak Diperpanjang

Imron Arlado • Jumat, 2 April 2021 | 16:40 WIB
bantuan-sembako-covid-19-tidak-diperpanjang
bantuan-sembako-covid-19-tidak-diperpanjang

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Mulai bulan depan, ribuan keluarga penerima manfaat (KPM) di Kota Mojokerto dipastikan tak lagi mendapatkan bantuan sosial tunai (BST) maupun paket sembako. Pasalnya, tahun ini tidak adanya perpanjangan masa penyaluran bantuan bagi warga terdampak Covid-19 dari Kementerian Sosial (Kemensos).


Plt Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kota Mojokerto Heru Setyadi mengatakan, sejak awal 2021, Kemensos memang mengalokasikan BST bagi warga terdampak Covid-19 hanya dalam tempo empat bulan. Sehingga, jatah bantuan yang bersumber dari APBN ini akan berakhi bulan ini. ’’Sejak awal anggaran dari Kemensos memang untuk empat bulan. Kalau memang tidak ada perpanjangan ya sampai April ini saja,’’ terangnya, Kamis (1/4).


Dengan demikian, mulai bulan depan, sebanyak 12.575 KPM tak lagi menerima BST sebesar Rp 300 ribu per bulan. Mengingat, Kemensos telah memberikan sinyal bahwa tidak melakukan perpanjangan masa penyaluran bantuan khusus bagi warga terdampak ekonomi akibat pandemi Covid-19.


Sehingga, langkah serupa juga diambil oleh Pemkot Mojokerto yang tahun ini juga mengalokasikan bansos sembako selama empat bulan. Praktis, penyaluran bantuan berupa lima jenis komoditas bahan pokok senilai Rp 150 ribu ini juga dihentikan mulai Mei nanti. ’’Karena kita menyesuaikan pusat. Kalau pusat berhenti ya ikut berhenti, tapi kalau jalan terus kita juga jalan,’’ paparnya.


Sekretaris Dinsos P3A Kota Mojokerto ini menyebut, bansos sembako tahun ini telah disalurkan sebanyak tiga tahap. Pada periode Maret lalu, jumlah penerima mencapai 9.353 KPM. Warga yang terdampak Covid-19 tersebut setiap bulan mendapatkan satu paket sembako. Terdiri dari 10 kilogram (kg) beras, 1 liter minyak goreng, 1 kg gula pasir, 4 bungkus mi instan, serta 1 kaleng sarden.


Heru menyebutkan, penyaluran tahap akhir pada April ini ditargetkan lebih cepat. Sebab, bersamaan dengan bulan Ramadan. ’’Insya Allah minggu depan pas awal puasa sudah kita salurkan,’’ ujarnya.


Namun, bantuan tersebut merupakan pemungkas. Sebab, baik BST maupun bansos sembako tak lagi disalurkan kepada 21.928 KPM lantaran tidak ada perpanjangan. Meski sebelumnya Dinsos P3A Kota Mojokerto telah berancang-ancang melanjutkan penyaluran hingga Oktober, tetapi hal itu urung direalisasikan. ’’Karena dari pusat berhenti, ya sudah tidak diserap. Tapi kami masih menunggu pemberitahuan resminya,’’ tandas mantan Wadir Administrasi RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo ini. 

Editor : Imron Arlado
#prestasi wali kota mojokerto