Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

PNS Positif Covid-19, Sepuluh Kelurahan di Kota Mojokerto Zona Merah

Moch. Chariris • Jumat, 5 Juni 2020 | 05:02 WIB
pns-positif-covid-19-sepuluh-kelurahan-di-kota-mojokerto-zona-merah
pns-positif-covid-19-sepuluh-kelurahan-di-kota-mojokerto-zona-merah

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Zona merah di Kota Mojokerto terus meluas menjadi 10 kelurahan. Itu menyusul tambahan tiga warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 pada Kamis malam (4/6). Dengan demikian, jumlah kumulatif kasus positif di Kota Mojokerto genap menjadi 18 kasus.


Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Mojokerto Gaguk Tri Prasetyo, mengatakan, tambahan tiga kasus positif baru tersebut di antaranya berasal dari Kelurahan Miji, Kecamatan Kranggan. Warga perempuan berinisial L, 49, dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 setelah sampel swab keluar kemarin.


Menurut Gaguk, karyawan sawata tersebut tercatat memiliki riwayat perjalanan di Sidoarjo. ”Positif 16 kerja dan kos di Sidoarjo,” terangnya. Sebelumnya, warga yang tercatat sebagai positif 16 itu menjalani rapid test pada 28 Mei lalu untuk persyaratan kembali bekerja. Namun, di hari yang sama, uji cepat tersebut menunjukkan hasil reaktif. Sehingga petugas mengambil spesimen swab pada 30 Mei.


Sedangkan hasil swab baru keluar pada Kamis (4/6) dengan hasil positif Covid-19. Dari hasil tersebut, maka Kelurahan Miji menjadi zona merah untuk pertama kalinya. Sedangkan Kelurahan Meri, Kecamatan Kranggan juga kembali menambah daftar warganya yang terkonfirmasi positif. Kali ini dialami oleh seorang perempuan berinisial F, usia 44 tahun.


Terungkapnya kasus positif 17 ini bermula saat F menjalani rapid test pada 29 Mei lalu dengan hasil reaktif. Sehingga sehari setelahnya, warga yang memiliki pekerjaan sebagai pegawai negeri sipil (PNS) itu ditindaklanjuti dengan uji swab sehari setelahnya. ”Hasil swab positif tanggal 4 Juni hari ini (kemarin),” paparnya.


Namun, Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) ini tidak menyebutkan tempat dinas dari PNS tersebut. ”Sesuai data dari dinkes pekerjaan PNS. Belum ada keterangan dinas di mana,” sebutnya. B


Kelurahan Pulorejo, Kecamatan Prajurit Kulon yang sebelumnya berstatus zona hijau, kini juga berubah menjadi merah. Itu setelah seorang warganya berinisial ID, ditetapkan terkonfirmasi posititif 18 di Kota Mojokerto.


Pria 36 tahun yang sehari-hari bekerja sebagai pedagang itu awalnya mengalami keluhan klinis batuk, pilek, demam, dan pusing. Setelah dilakukan rapid test 29 Mei lalu diketahui hasilnya reaktif. Dan setelah menjalani uji swab juga mendapati hasil terkonfirmasi positif. ”Setelah dinyatakan reaktif, saat ini pasien kondisinya lebih membaik,” paparnya.


Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Mojokerto ini, menambahkan, positif 18 kali ini merupakan kasus baru dan tidak memiliki keterkaitan dengan kasus positif di kota sebelumnya. Saat ini tim tracing telah melakukan penelusuran dan terdata 5 orang yang terindikasi memiliki kontak erat dengan positif 18. ”Lima orang, akan segera di-rapid test,” pungkas Gaguk. 

Editor : Moch. Chariris
#positif covid-19