MOJOKERTO – Terjaringnya pelaku praktik prostitusi itu terjadi ketika digelar razia mendadak di Balongcangkring, Kelurahan Mentikan, Kecamatan Prajurit Kulon Rabu (19/7) malam. Razia yang digelar pukul 21.00 itu langsung menuju lokasi bekas lokalisasi yang berada di pinggir anak Sungai Brantas tersebut.
Dari sekitar puluhan warung yang beroperasi di lokasi, ternyata masih marak para Pekerja Seks Komersial (PSK). Mereka lari tunggang langgang ke sawah-sawah begitu mengetahui ada puluhan petugas satpol ke lokasi. Dari salah satu warung, petugas mengamankan satu pemilik warung yang diduga kuat merupakan germo berinisial NY, asal Probolinggo.
Perempuan bertubuh subur itu kemudian diminta meneken pernyataan tidak mengulangi perbuatannya. Jika tetap membandel, langsung ditindak sesuai perda bahkan ancaman pidana. ’’Ada yang tertangkap razia sedang beroperasi di sana. Dan menandatangani pernyataan bersedia tempatnya dibongkar jika nanti tertangkap lagi,’’ kata Mashudi, kepala Satpol PP Kota Mojokerto, Kamis (20/7).
Mashudi menjelaskan, jajarannya sudah mengendus adanya praktik prostitusi terselubung di lokasi. Pihaknya langsung meluncur ke lokasi. Pasukan pengawal perda ini berhasil menangkap perempuan berinisial NY asal Probolinggo yang diduga sebagai mucikari alias germo. ’’Selain membongkar tempatnya. Mereka yang tertangkap juga akan kita kirim ke panti rehabilitasi milik Pemprov Jatim di Kediri,’’ tambah Mashudi.
Dari informasi yang digali Satpol PP Kota Mojokerto, keberadaan warung remang-remang di kawasan tersebut nyatanya digunakan praktik prostitusi terselubung. Ada warung di BC yang menyediakan perempuan muda, usianya rata-rata di bawah 20 tahun, dan hanya datang ketika ada tamu yang dilayani. Jumlah PSK-nya sekitar 50 orang, sebagian besar dari wilayah timur Jawa Timur, seperti Probolinggo, Pasuruan, dan Banyuwangi.
’’Ini jelas jadi atensi kita. Tidak tanggung-tanggung begitu ada temuan langsung ditindak tegas,’’ tandas mantan Sekretaris Disnakertrans Kota Mojokerto. Diketahui, satpol PP sudah beberapa kali merazia dan memberi surat peringatan, akhirnya menangkap NY yang diduga sebagai Germo. Saat ini, Pol PP terus memantau eks lokalisasi BC, dan akan membongkar bangunan yang berdiri di tanah aset pemkot.
Sebelumnya, satpol PP sudah membongkar dua warung remang-remang di pinggiran Jalan Bypass Kota Mojokerto karena tertangkap basah menyediakan tempat untuk prostitusi. Di lokasi, petugas juga menciduk dua PSK yang tengah meladeni pria hidung belang. Keduanya langsung diperiksa di kantor Satpol PP Jalan Bhayangkara dan dilakukan penyelidikan terkait praktik prostitusi tersebut.
Editor : Moch. Chariris