Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Misteri Batu Patok Gajah Mada, Jejak Sakti Majapahit di Trowulan

Imron Arlado • Senin, 27 April 2026 | 22:34 WIB
Batu Patok Gajah Mada di Trowulan, saksi sumpah Palapa yang tak tergoyahkan.
Batu Patok Gajah Mada di Trowulan, saksi sumpah Palapa yang tak tergoyahkan.

JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Di tengah kompleks Pendopo Agung Trowulan, Kabupaten Mojokerto, berdiri sebuah batu miring yang dikenal sebagai Batu Patok Gajah Mada. Batu ini bukan sekadar benda fisik, melainkan simbol yang sarat dengan legenda dan misteri peninggalan Majapahit.

Batu tersebut terlihat sederhana, namun kemiringannya sekitar 45–60 derajat membuatnya unik. Konon, batu ini ditancapkan langsung oleh Mahapatih Gajah Mada sebagai penanda sumpah dan kekuatan spiritualnya.

Masyarakat sekitar percaya sejak ditancapkan ratusan tahun silam, batu ini tidak pernah bisa dicabut atau digeser. Upaya manusia maupun alat modern dikatakan selalu gagal, seolah ada kekuatan gaib yang menjaganya.

Baca Juga: Perjuangan Shakina, Tunanetra Asal Mojokerto Tembus UTBK 2026 di Unesa, Ingin Jadi Guru bagi Sesamanya

Batu Patok menjadi simbol Sumpah Palapa Gajah Mada, tekad sang mahapatih untuk menyatukan nusantara. Kesakralan batu ini dianggap sebagai bukti nyata dari sumpah yang mengubah sejarah bangsa.

Dari sisi sejarah para arkeolog menilai Batu Patok sebagai bagian dari tradisi penanda wilayah atau simbol kekuasaan Majapahit. Meski begitu, belum ada penelitian pasti yang mampu menjelaskan asal-usul batu tersebut secara ilmiah.

Keberadaan Batu Patok di Pendopo Agung Trowulan menambah daya tarik kawasan ini sebagai pusat peninggalan Majapahit. Wisatawan dan peneliti datang bukan hanya untuk melihat bangunan bersejarah, tetapi juga merasakan aura mistis yang menyelimuti batu tersebut.

Bagi masyarakat Mojokerto Batu Patok bukan sekadar benda kuno. Ia menjadi bagian dari identitas budaya, diwariskan turun-temurun sebagai cerita rakyat yang memperkuat kebanggaan terhadap kejayaan Majapahit.

Baca Juga: Nasib Dunia Pendidikan di Tengah Gempuran Program Makan Bergizi Gratis (MBG)

Ritual dan doa sering dilakukan di sekitar batu ini, terutama oleh mereka yang percaya akan kekuatan spiritual peninggalan Majapahit. Batu Patok dianggap sebagai penghubung antara masa lalu yang sakral dengan kehidupan masa kini.

Misteri yang menyelimuti Batu Patok justru membuatnya semakin hidup dalam ingatan kolektif masyarakat. Antara mitos dan fakta, batu ini tetap menjadi saksi bisu perjalanan panjang sejarah Mojokerto.

Hingga sekarang Batu Patok Gajah Mada berdiri tegak, tak tergoyahkan oleh waktu. Ia menjadi simbol abadi, mengingatkan generasi sekarang bahwa di Trowulan pernah berdiri sebuah kerajaan besar dengan mahapatih yang namanya melegenda.

 Kalki

Editor : Imron Arlado
#batu patok gajah mada #legenda gajah mada #sejarah trowulan #misteri