’’Energi alam lebih terasa kalau di outdoor,’’
Helena Marlina
Instruktur Yoga
TREN yoga outdoor semakin digemari karena lebih dekat dengan alam. Hal itu selaras dengan tujuan senam yoga yang menghubungkan tubuh dan pikiran melalui gerakan, pengaturan napas, dan meditasi.
Helena Marlina mengamati yoga outdoor kian digemari sejak dua tahun terakhir. Instruktur ahli yoga itu mengatakan, selain dorongan mencari suasana baru, beryoga di tempat terbuka membuat pelakunya semakin dekat dengan alam. ’’Energi alam lebih terasa kalau di outdoor,’’ tutur perempuan asal Krian, Sidoarjo, tersebut.
Sentuhan angin dan udara segar dari ruang terbuka dapat membuat tubuh lebih rileks. Hal ini berbeda ketika beryoga di ruangan tertutup yang cenderung pengap. ’’Kalau di outdoor kita lebih leluasa, angin sepoi-sepoi menyentuh kulit, kicauan burung, rumput-rumput bersentuhan langsung dengan kulit,’’ kata master yoga yang melatih di Luna Fit and Gym, Desa Pulorejo, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto, itu.
Tempat yang dipilih Helena untuk kelas yoga outdoor biasanya berupa area berumput hijau dengan pohon-pohon rindang. Tempat publik dengan suasana tenang menjadi nilai plus karena akan membantu peserta lebih berkonsentrasi saat bermeditasi. ’’Lebih bagus kalau tempatnya tidak ramai, karena lebih meditatif dan tenang,’’ jelasnya.
Kendati demikian, menurutnya, secara prinsip yoga di tempat indoor maupun outdoor tetap dapat memberi manfaat terhadap kesehatan raga dan jiwa. ’’Manfaatnya tetap sama, hanya saja kalau di outdoor dapat suasana baru dan lebih enjoy,’’ tandas dia. (adi/fen)
Editor : Fendy Hermansyah