Hal ini membuat para pemakai alas kaki barefoot mesti berhati-hati setiap kali menginjakkan kaki. Dari segi bahan, alas kaki minimalis ini berbanding terbalik ketimbang sepatu dan sandal konvensional. ’’Karena bahan yang tipis dan elastis itu keamanannya jadi rentan. Karena alas kaki jenis ini (barefoot) ini cenderung fashion. Jadi fungsi melindungi kakinya kurang maksimal,’’ terang Choiron, perajin sepatu asal Lingkungan Kedungkwali, Kelurahan Miji, Kota Mojokerto.
Ia menjelaskan, bagian sole sepatu modern jauh lebih aman dan berkembang ketimbang konsep barefoot. Pun begitu bagian upper sandal yang terbuka maupun bagian atas sepatu barefoot yang kerap dibuat dari kombinasi bahan sintetis dan cotton canvas.
Choiron menyebut, sepatu konvensional saat ini justru memakai bahan upper yang cenderung lebih aman, yakni dari kulit maupun sintetis. ’’Sepatu customize sekarang bahkan insole-nya ada yang berbahan kevlar. Memang harganya cenderung lebih mahal,’’ jelas owner galeri sepatu Gallardo Collection ini.
Agar kenyamanan dan fungsi melindungi kaki tetap optimal, ia merekomendasikan sepatu customize. Sepatu yang didesain sesuai bentuk masing-masing kaki ini bisa jadi solusi para pemilik kaki lebar yang kesulitan memilih sepatu jadi di pasaran.
Sebab, bagian toe box atau ujung kaki sepatu kekinian kerap didesain menyempit atau berbentuk V. ’’Kalau sepatu customize, kita ukur detail dan sesuaikan dengan bentuk kakinya. Jadi kalau dipakai bisa pas dan nyaman,’’ imbuh Choiron. (vad/fen)
Editor : Fendy Hermansyah