Sementara itu, perlakuan pelatih terhadap atlet wanita tidak sama dengan atlet pria. Khususnya bagi wanita dengan hobi olahraga ekstrem yang memiliki risiko tinggi terhadap keselamatannya. Persiapan dan treatment khusus wajib disediakan untuk mengatasi segala kemungkinan yang terjadi.
Selain itu, psikologis atlet wanita juga perlu diperhatikan agar mental mood mereka tetap terjaga. Baik saat latihan maupun bertanding. Tidak hanya itu, peralatan yang memadai juga wajib disediakan saat atlet wanita memacu adrenalinnya di medan menantang.
Guide dan pelatih khusus wajib mendampingi agar keselamatannya juga terjamin. ’’Saya juga ikut mendampingi anak saya di dalam air saat latihan ski. Di sana juga ada guide khusus, pelatih, dan juga tim medis yang siap sedia jika terjadi hal yang tidak diinginkan,’’ tambah Sekretaris Persatuan Ski Air dan Wakeboard Indonesia (PSAWI) Kabupaten Mojokerto Najib Al Falaq.
Belakangan diketahui, atlet wanita memiliki female athlete triad, yakni sindrom yang saling terkait dengan faktor risiko kesehatannya. Hal ini karena wanita memiliki siklus menstruasi yang berbeda-beda. Yang mana, siklus tersebut dapat memengaruhi kekuatan fisik dan pola makan. Termasuk mood mereka dalam menjalankan aktivitas. Sehingga, perlu ada aturan tersendiri mengenai menu latihan agar fisik mereka tetap terjaga.
’’Perlakuannya pasti komunikasinya harus lembut. Kalau waktu menstruasi, mereka biasa mengeluh pegal karena kadar estrogen pada tulang belakangnya menurun. Atlet wanita rentan terhadap pembatasan asupan kalori dan gizi, namun mereka justru melakukan olahraga berlebihan,’’ ujar pelatih cabor paralayang Kabupaten Mojokerto Mukhammad Nur Akbar.
Pria asal Desa Seduri/Kecamatan Mojosari ini mengakui perbedaan atlet pria dengan wanita terletak pada mentalnya. Yang mana, wanita lebih diperlakukan lebih halus ketimbang pria. ’’Kalau perlakuan khusus sih sebenarnya tidak terlalu mencolok. Mungkin hanya soal cara komunikasi dan menu atau porsi latihan saja yang dibedakan,’’ tandasnya. (far/ris)
Editor : Hendra Junaedi