Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Tips Efektif Menjaga Produktivitas dan Keseimbangan Kerja di Era Hybrid Working

Imron Arlado • Senin, 15 September 2025 | 03:56 WIB
Setelah pandemi, banyak perusahaan mulai mengadopsi sistem hybrid working, yaitu pola kerja yang menggabungkan bekerja dari rumah (WFH) dengan bekerja dari kantor (WFO).  sumber foto: pinterets
Setelah pandemi, banyak perusahaan mulai mengadopsi sistem hybrid working, yaitu pola kerja yang menggabungkan bekerja dari rumah (WFH) dengan bekerja dari kantor (WFO). sumber foto: pinterets

JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Setelah pandemi, banyak perusahaan mulai mengadopsi sistem hybrid working, yaitu pola kerja yang menggabungkan bekerja dari rumah (WFH) dengan bekerja dari kantor (WFO). 

Sistem ini dianggap sebagai solusi ideal karena memberi fleksibilitas, efisiensi, dan peluang menjaga keseimbangan hidup. Karyawan tidak perlu setiap hari menghadapi kemacetan, tetapi tetap bisa merasakan interaksi langsung dengan rekan kerja di kantor.

Namun, dibalik kelebihannya, hybrid working juga membawa tantangan. Sebagian orang merasa kesulitan membagi fokus antara pekerjaan dan kehidupan pribadi. Ada juga yang justru bekerja lebih lama karena tidak sadar jam kerja telah selesai. 

Di sisi lain, kurangnya interaksi tatap muka bisa membuat beberapa karyawan merasa terisolasi. Untuk itu, diperlukan strategi yang tepat agar produktivitas tetap tinggi sekaligus kehidupan pribadi tetap terjaga dengan baik.


1. Bangun Rutinitas Harian yang Konsisten

Meski bekerja dari rumah lebih fleksibel, bukan berarti jam kerja bisa seenaknya. Membuat jadwal harian yang teratur akan membantu menjaga fokus.

Tentukan jam mulai bekerja, waktu istirahat, dan jam selesai. Buat juga daftar prioritas harian sehingga energi bisa diarahkan ke pekerjaan yang paling penting terlebih dahulu.

 

Baca Juga: Netflix Rilis Ratu Ratu Queens The Series, Angkat Kehidupan Diaspora Indonesia di New York

 

2. Manfaatkan Teknologi untuk Kolaborasi

Teknologi adalah sahabat utama dalam sistem kerja hybrid. Gunakan aplikasi komunikasi seperti Microsoft Teams, Zoom, atau Slack untuk menjaga keterhubungan dengan tim. 

Kalender digital juga bisa membantu mengatur jadwal rapat, deadline, dan agenda kerja. Dengan memanfaatkan teknologi, koordinasi akan tetap lancar meskipun tidak selalu berada di tempat yang sama.

 

3. Ciptakan Ruang Kerja Nyaman di Rumah

Salah satu tantangan WFH adalah banyaknya distraksi. Untuk mengatasinya, siapakan ruang kerja khusus yang nyaman. Tidak harus besar, cukup sudut kecil yang tertata rapi dengan meja dan kursi ergonomis. Ruang kerja yang terpisah membantu menciptakan batasan antara pekerjaan dan kehidupan rumah tangga.

 

4. Terapkan Batasan Antara Kerja dan Kehidupan Pribadi

Banyak orang meras jam kerja hybrid tidak ada habisnya. Hal ini bisa berdampak buruk pada kesehatan mental. Oleh karena itu, penting untuk membuat batasan yang jelas. 

Misalnya, tidak membuka email setelah jam kerja, mematikan notifikasi aplikasi kantor di malam hari, atau membuat rutinitas penutup setelah bekerja seperti berjalan santai atau 

 

Baca Juga: Tren Make-Up Muslimah Kekinian: Natural, Formal, dan Kasual

 

5. Jaga Kesehatan Fisik dan Mental

Produktivitas tidak hanya ditentukan oleh strategi kerja, tetapi juga kondisi tubuh dan pikiran. Luangkan waktu untuk olahraga ringan, tidur cukup, dan makan makanan sehat. 

Jangan lupakan kesehatan mental. Melakukan aktivitas relaksasi seperti membaca, mendengarkan musik, atau meditasi dapat membantu mengurangi stres yang mungkin muncul.

 

6. Maksimalkan Waktu di Kantor

Hari-hari ketika bekerja di kantor sebaiknya digunakan untuk aktivitas yang membutuhkan interaksi langsung, seperti diskusi, brainstorming, atau membangun koneksi dengan rekan kerja. Dengan begitu, hubungan tim tetap solid dan komunikasi berjalan lebih efektif.

 

7. Evaluasi dan Sesuaikan Strategi Kerja

Tidak ada satu pola hybrid working yang cocok untuk semua orang. Sebagian orang lebih produktif ketika bekerja dari rumah, sementara yang lain lebih fokus di kantor.

Karena itu, lakukan evaluasi berkala terhadap pola kerja yang dijalani. Jika produktivitas menurun atau keseimbangan hidup terganggu, segera lakukan penyesuaian.

 

Baca Juga: Teguhkan Nilai Aswaja dan Ukhuwah, PC NU Kabupaten Masa Khidmat 2025-2030 Resmi Dikukuhkan

 

Hybrid working memberi peluang besar bagi karyawan untuk tetap produktif sekaligus menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi. Namun, tanpa pengelolaan yang baik, fleksibilitas ini justru bisa menimbulkan stres dan kelelahan. 

Dengan membuat rutinitas yang konsisten, memanfaatkan teknologi, menjaga kesehatan, serta menetapkan batasan jelas, setiap individu dapat menikmati manfaat sistem kerja modern ini. Pada akhirnya, kunci sukses hybrid working adalah disiplin diri dan kemampuan mengatur waktu dengan bijak. AILEEN

 

Editor : Imron Arlado
#teknologi #hybrid working #mengurangi stres #digital #produktivitas #wfh #kesehatan mental #brainstorming #ruang kerja