JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Pemilik kucing sering kali dibuat penasaran dan bertanya-tanya ketika melihat hewan peliharaan mereka menjulurkan lidahnya secara tiba-tiba.
Perilaku unik ini sebenarnya cukup umum terjadi, namun memiliki berbagai makna yang beragam, mulai dari tanda kucing sedang santai hingga indikasi adanya masalah kesehatan yang harus diwaspadai.
Beberapa alasan umum mengapa kucing menjulurkan lidah antara lain:
- Kucing Sedang Rileks atau Santai
Para ahli kesehatan hewan menjelaskan bahwa menjulurkan lidah merupakan perilaku alami pada kucing, terutama saat mereka sedang rileks.
Saat kucing beristirahat atau tertidur, otot-otot rahang dan lidahnya menjadi lebih rileks sehingga lidah bisa sedikit menjulur keluar.
Dalam kondisi ini, perilaku tersebut merupakan hal normal dan biasanya tidak perlu dikhawatirkan oleh pemiliknya.
- Kucing Sedang Mencium atau Mengeksplorasi Bau
Kucing menggunakan lidahnya bukan hanya untuk makan tapi juga mendeteksi bau.
Respons yang dikenal dengan istilah “flehmen” ini melibatkan kucing menjulurkan lidah untuk membantu mengarahkan molekul bau ke organ khusus di bagian atas rongga hidungnya.
Dengan cara ini, kucing dapat mengenali bau, termasuk feromon yang penting bagi komunikasi antar kucing.
Jadi, menjulurkan lidah bukan hanya terkait dengan kondisi fisik, melainkan juga fungsi indera penciuman mereka.
- Adanya Sesuatu yang Menyangkut di Lidah
Perilaku menjulurkan lidah pada kucing juga bisa menjadi tanda adanya masalah kesehatan, sehingga pemilik harus waspada.
Salah satu penyebab yang umum adalah adanya benda asing yang menyangkut di lidah atau mulutnya, seperti sisa makanan atau bulu.
Karena lidah kucing memiliki permukaan kasar seperti amplas, benda-benda ini bisa membuatnya merasa tidak nyaman dan mendorong kucing untuk menjulurkan lidah guna membersihkan.
- Masalah Kesehatan Mulut atau Gigi
Masalah kesehatan mulut seperti infeksi, radang gusi, luka pada lidah, atau gangguan gigi juga dapat menyebabkan kucing menjulurkan lidah terus-menerus.
Kondisi ini biasanya disertai tanda lain, seperti bau mulut yang tidak sedap, kesulitan makan, dan rasa sakit saat dikucup atau diperiksa di area mulut.
Jika kondisi ini terjadi, sangat penting bagi pemilik untuk membawa kucing ke dokter hewan agar mendapatkan penanganan yang tepat.
- Stres, Mual, atau Masalah Saraf
Selain masalah mulut, ada juga kemungkinan kucing mengalami stres, mual, atau gangguan saraf yang menyebabkan perilaku menjulurkan lidah berlebihan.
Kucing yang mengalami keracunan atau penyakit sistemik mungkin tampil lesu, nafsu makan menurun, serta tampak tidak nyaman sehingga menjulurkan lidah sebagai respons tubuh.
Karena alasan-alasan tersebut, pemilik dianjurkan untuk mengamati perilaku kucing secara menyeluruh.
Perilaku menjulurkan lidah yang sesekali muncul saat kucing santai biasanya tidak berbahaya.
Namun, jika perilaku tersebut terjadi terus-terusan, disertai gejala lain seperti napas cepat, air liur berlebihan, gelisah, penurunan berat badan, atau perubahan pola makan, segera konsultasikan dengan dokter hewan.
Diagnosis dan penanganan dini akan sangat membantu mengatasi masalah kesehatan yang mungkin tersembunyi.
Dalam rangka menjaga kesehatan kucing kesayangan, pemilik juga disarankan rutin melakukan pemeriksaan kesehatan mulut dan gigi, menjaga kebersihan lingkungan, serta memberi makanan yang sehat dan sesuai kebutuhan.
Perhatian dan pemahaman yang baik terhadap perilaku kucing dapat membantu mencegah dan mengenali tanda-tanda gangguan kesehatan lebih dini.
Secara keseluruhan, menjulurkan lidah adalah salah satu bentuk komunikasi serta respons tubuh kucing yang menarik untuk dipahami.
Dengan mengerti berbagai penyebab dan maknanya, pemilik kucing dapat lebih tenang sekaligus waspada dalam merawat hewan peliharaannya agar selalu sehat dan bahagia.
Devi
Editor : Imron Arlado