JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Di tengah padatnya aktivitas, banyak orang yang melewatkan jam tidur untuk pekerjaan atau untuk hiburan malam.
Hal ini tidak menimbulkan dampak negatif jika tidak sering dilakukan, namun jika kebiasaan tersebut sering kamu lakukan akan ada risiko yang bakal kamu tanggung.
Begadang adalah suatu aktivitas yang terjaga sampai larut malam atau sampai dini hari, yang mengakibatkan kurangnya jam tidur bagi seseorang yang mengalami begadang.
Namun menurut riset, anak muda yang sering melakukan aktivitas begadang menyebabkan wafat di usia dini.
Ini adalah studi gabungan dari northwestern university dan university of surrey yang memberi tahu bahwa begadang akan membuat kematian lebih meningkat kematian dini.
University northwestern dan university of surrey menemukan bahwa seseorang yang kebiasaan tidur larut malam memiliki risiko wafat dini 10 persen lebih tinggi dibandingkan seseorang yang aktif di pagi hari.
Penyebab Aktivitas Begadang
- Faktor Psikologis dan Emosional. Stres dan kecemasan pemikiran yang terus-menerus aktif bisa menghambat rasa kantuk, kebiasaan memikirkan hal di malam hari, depresi atau gangguan mood juga termasuk.
- Kebutuhan Waktu Pribadi. Biasanya seseorang yang menunda waktu tidur adalah orang yang tidak ada waktu di siang hari,sehingga menikmati waktu malam meskipun harus mengorbankan waktu tidur di malam hari.
- Faktor Sosial. Lingkungan pergaulan yang melakukan gaming bareng teman, nongkrong malam hari, atau live streaming. Bisa juga takut akan ketinggalan tren, berita, ataupun obrolan malam hari.
- Kondisi Fisik dan Kesehatan. Jet lag akibat dari perpindahan zona waktu, mengonsumsi kafein seperti kopi dan minuman energi menjelang akan tidur. Juga gangguan tidur yang mengakibatkan sulit untuk tidur meskipun badan lelah seperti insomnia.
- Kebiasaan atau Gaya Hidup. Sibuk dengan tugas ataupun pekerjaan yang membuat banyak orang begadang karena banyak tugas sekolah atau kerja, jam tidur tidak teratur,kecanduan bermain gadget.
Solusi Mengatasi Begadang
- Atur jadwal waktu tidur. Dengan cara tidur dan bangun diwaktu yang sama, karena itu dapat membantu mengatur jam biologis tubuh.
- Hindari bermain gadget sebelum tidur. Biasanya cahaya layar biru dari laptop, hp, televisi bisa menekan hormon tidur, cobalah untuk menghentikan penggunaan alat elektronik setidaknya 30-60 menit sebelum akan tidur.
- Kelola stres dan hindari overthinking. Stres dan overthinking seringkali menjadi alasan untuk seseorang begadang, lakukan aktivitas relaksasi ringan seperti mediasi dan berdoa sebelum akan tidur.
- Hindari tidur siang terlalu panjang. Aktivitas tidur siang terlalu lama bisa menjadi alasan untuk seseorang begadang atau sulit tidur, sebaiknya lakukan tidur siang maksimal 20-30 menit sebelum jam 3 sore.
- Kurangi kafein di sore hari. Menghindari kopi, teh, atau minuman energi sebelum jam 3 sore. Kafein bisa bertahan di tubuh selama 6-8 jam di tubuh dan membuat melambatnya rasa kantuk.
Riset menunjukkan bahwa bukan hanya durasi tidur yang penting tetapi juga kesesuaian dengan ritme sirkadian yaitu, jam biologis tubuh yang mengatur hormon, kekebalan dan metabolism.
Jadi ketika ritme sirkadian ini terganggu karena begadang resiko terkena jantung, diabetes, dan depresi itu bisa meningkat tajam.
Dan ini mengingatkan kita bahwa tidur itu benar-benar kewajiban bahkan jika kamu dihadapkan pada harus olahraga atau tidur dan di saat itu kamu mengantuk mending kamu pilih untuk tidur, karena bisa mempengaruhi produktivitas manusia,mental manusia, hormon bahkan bisa mempengaruhi cara pengambilan keputusan.
ANGELINA
Editor : Imron Arlado