JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Beberapa orang beranggapan bahwa setiap perjalanan hidup adalah sebuah cerita, yang terkadang penuh drama, komedi, bahkan banyak sekali momen-momen penting yang masuk dalam cerita hidup.
Fenomena teknologi yang menguasai dunia, menjadikan media sosial memiliki peran dalam memberikan standar bagi seseorang. Ada kalanya bagi Gen Z merasa minder dan seringkali dihantui dengan bayang-bayang media sosial yang menuntut kesempurnaan.
Tampil sempurna, memiliki pencapaian yang luar biasa, bahkan mengikuti tren terbaru seringkali memicu rasa cemas dan perasaan tidak cukup. Bahkan beberapa orang merasa menjadi karakter sampingan dalam kehidupan orang lain, karena sibuk mengamati dan membandingkan diri. Alih-alih fokus pada karakter diri yang sesuai dengan alur cerita masing-masing.
Namun, media sosial kali ini menawarkan istilah baru, yaitu Main Character Energy (MCE) yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Konsep ini tentu menjadikan diri sebagai pemeran utama dengan menumbuhkan rasa percaya diri, pesona, dan keyakinan diri.
Penjelasan Main Character Energy
Setiap orang tentu memiliki peran dalam setiap perjalanan hidupnya. Ibarat naskah dalam sebuah film atau drama, tokoh utama adalah nyawa dari jalan cerita, dan bahkan menjadi sorot utama sebuah film.
Energy percaya diri dari MCE ini menjadikan kita sebagai sorot utama dan membuat kita tampil mempesona, memiliki karakter, dan berkharisma layaknya pemeran utama dalam sebuah film.
Apa yang Menjadikan Main Character Energy Penting?
Pentingnya MCE dalam kehidupan adalah untuk menjadikan perjalanan hidup lebih bermakna. Dengan energi ini seseorang memiliki tujuan yang jelas, bukan untuk menjadi pusat perhatian, namun bagaimana individu bisa menghargai diri sendiri dengan kepuasan dan rasa bangga.
Fokus dari MCE adalah dengan menerima segala keunikan yang ada pada diri sendiri, segala hal yang kita miliki. Namun, bukan sebagai bentuk kesombongan, namun menjadikan segala yang ada pada diri sebagai semangat untuk tetap tampil percaya diri pada setiap proses perjalanan hidup.
Editor : Imron Arlado