Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Kue Nastar, Dipilih karena Citra Rasa

Imron Arlado • Minggu, 7 April 2024 | 15:10 WIB

Kue yang bertekstur lembut dan lumer di mulut ini masih menjadi idola masyarakat.
Kue yang bertekstur lembut dan lumer di mulut ini masih menjadi idola masyarakat.
KUE kering merupakan makanan yang identik selama Lebaran. Seperti nastar. Kue yang bertekstur lembut dan lumer di mulut ini masih menjadi idola masyarakat.

Cita rasa yang khas, membuat keberadaan kue ini masih dipertahankan.

Karyawan Ina Cookies, Mafita Yuni, 30 menceritakan, kue kering yang dijualnya ini masih diburu oleh masyarakat. Kebanyakan dari mereka membeli untuk dibagikan sebagai hampers dan untuk dikonsumsi sendiri.

’’Sudah terjual banyak. Yang pesan biasanya orang dinas-dinas. Seperti guru, rumah sakit untuk karyawannya, dibagikan sebagai hampers atau THR gitu biasanya,’’ ujarnya.

Kue yang ketika digigit terasa lembut dengan isian selai nanas yang memberikan rasa asam dan manis ini menjadi pilihan untuk disuguhkan di meja ketika Lebaran.

Sehingga, kue yang memiliki rasa khas ini memang cocok untuk disajikan dan dinikmati bersama keluarga dan kerabat.

Serta membuat suasana lebaran lebih terasa.

’’Karena identik dengan Lebaran. Terus kan rasanya enak dan khas jadi cocok gitu sama vibes Lebaran,’’ ujar perempuan asal Trowulan ini.

Dia menambahkan, di outletnya ini menyediakan berbagai jenis kue kering dengan varian rasa yang berbeda pula.

Seperti rasa manis, asin, cokelat, buah, sayuran, dan kombinasi.

Setiap varian memiliki satu jenis yang menjadi favorit masyarakat.

’’Yang paling laku itu yang varian manis, asin, sama coklat rata-rata. Seperti nastar, kastengels, putri salju, dan putra fahri,’’ sebutnya.

Kue yang dijual di outlet ini pun tersedia berbagai bentuk dan ukuran. Ada regular, gelas kaca/jar sedang, dan gelas kaca/jar kecil.

Kue-kue tersebut dibanderol mulai harga paling murah Rp 35 ribu hingga Rp 200 ribu.

Sementara itu, Sugiarti, 58, owner Uti Cookies & Catering mengatakan, ada berbagai macam kue yang dijual untuk Lebaran tahun ini.

Salah satunya nastar yang masih menjadi incaran pembeli.

’’Saya hanya menjual kue Lebaran saja. Untuk tahun sebelumnya lebih banyak nastar, tetapi saat ini nastar dan kastengel,” ujarnya.

Wanita asal Klaten ini menjual berbagai macam kue kering seperti nastar, kastengel, sagu, lidang kucing, mawar selai, dan mawar coklat.

Ada juga dalam bentuk boks Lebaran, yang terdapat 7 jenis kue.

’’Yang berbeda dari tahun ini ada paketan dengan harga Rp100 ribu dapat 7 pieces dengan berbagai macam kue,” paparnya.

Selama 20 tahun membuka usaha ini, ibu dua anak ini tidak pernah mengalami kesulitan selama proses pembuatan kue.

Dia mengaku usaha sampingan ini hanya buka ketika Lebaran saja.

’’Kalau hari biasa saya gak pernah buat soalnya saya jualan nasi setiap harinya,” tuturnya.

Sugiarti mengaku saat pembuatan setiap kue, citra rasa renyah masih ingin dia pertahankan.

Kue yang dibuat juga tidak terlalu banyak variasi tambahan, akan tetapi jika pembeli bisa request secara langsung sesuai keinginan. (fir/nov/ron)

Editor : Fendy Hermansyah
#kue lebaran #lebaran mojokerto #Lifestyle #kue khas #mojokerto