Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Tren Kacamata Photocromic, Lebih Kece, Kesehatan Mata Terlindungi

Fendy Hermansyah • Minggu, 11 Desember 2022 | 11:33 WIB
Seorang model memperagakan pemakaian kacamata. (Indah Oceananda/Jawa Pos Radar Mojokerto)
Seorang model memperagakan pemakaian kacamata. (Indah Oceananda/Jawa Pos Radar Mojokerto)
SELAIN dilihat dari fungsinya, kacamata juga menjadi tren atau jadi pelengkap fashion sebagian masyarakat. Karena itu, model dan tampilan kacamata pun menyesuaikan dengan selera. Kacamata photocromic menjadi salah satu tren yang paling diminati saat ini.

Seperti yang dirasakan Monic Salsabila, salah satu pengguna kacamata minus dengan lensa photocromic. Monic, sapaan akrabnya, mengaku mulai beralih menggunakan kacamata photocromic tiga bulan lalu. ’’Karena teman-teman juga banyak yang pakai. Kerennya dipakai saat panas, lensanya langsung berubah hitam, jadi nggak perlu beli kacamata hitam lagi,’’ bebernya.

Gadis 21 tahun ini menambahkan, selain membuat penampilan lebih kece, kacamata photocromic diakuinya membantu penglihatan lebih jelas. Itu berbeda dengan saat ia menggunakan kacamata minus biasanya. ’’Selain itu, nggak mudah silau juga. Jadi khusus pengguna kacamata minus rasanya malah nyaman,’’ terang warga Kecamatan Kemlagi ini.

Dari segi kesehatan, kacamata photocromic memiliki banyak manfaat. Itu diungkapkan dokter spesialis mata RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto dr Rini Kusuma Wardhani, Sp.M. Menurutnya, kacamata photochromic memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan kacamata minus biasa. ’’Lensa kacamata photocromic fungsi utamanya melindungi mata dari bahaya radiasi ultraviolet yang dipaparkan oleh matahari,’’ jelas dia.

Alhasil, lensa ini terlihat seperti lensa kacamata biasa saat di dalam ruangan. Namun, secara otomatis berubah menjadi gelap saat digunakan beraktivitas di luar ruangan.

Rini melanjutkan, paparan radiasi ultraviolet yang berlebihan selama periode waktu tertentu dapat menyebabkan peradangan pada kornea mata dan menimbulkan gangguan pada mata. Seperti mata merah, rasa sakit, dan peningkatan air mata. ’’Nah, lensa photocromic ini berperan membantu mengurangi ketegangan mata, dan mencegah potensi terjadinya katarak,’’ paparnya.

Kendati memiliki beragam manfaat, Rini menyebut harga kacamata photocromic lebih mahal dibandingkan jenis lainnya. ’’Untuk jenis lensa photocromic saja bisa sampai Rp 60-80 ribu. Kalau lensa yang dikombinasikan dengan antiradiasi, bisa sampai Rp 150 ribu. Tapi, kalau untuk kesehatan, lebih bagus yang kombinasi sekalian,’’ ulasnya. (oce/fen)

Editor : Fendy Hermansyah
#kabupaten mojokerto #Majapahit #Mojopahit #kerajaan majapahit #kacamata #Lifestyle #Kota Mojokerto #kacamata photocromic #mojokerto #soekarno #trowulan #onde-onde