LELY Larazsati, warga Kecamatan Dawarblandong mengungkapkan, hampir dua tahun terakhir ini dirinya rutin menggunakan sulam bulu mata. Itu untuk menunjang penampilan sehari-hari.
Menurut dia, penggunaan sulam bulu mata lebih praktis dibanding memakai bulu mata palsu. ’’Kalau yang eyelash extention, kan pasangnya memang per helai dan butuh waktu kurang lebih 2,5 jam. Tapi, hasilnya lebih tahan lama. Bisa digunakan hingga sebulan ketimbang yang bulu mata palsu,’’ kata dia.
Perempuan 28 tahun ini menyebutkan, selain praktis, sulam bulu mata juga dianggap mendukung penampilan lebih terkesan natural. Ketimbang memakai bulu mata palsu yang direkatkan menggunakan lem khusus. Teknik eyelash extention pun bisa dipilih berdasarkan jenis volumenya. ’’Banyak pilihan untuk ketebalannya. Ada yang natural, premium, super premium, sama super volume. Kalau aku, pakai yang super volume karena mataku tipe besar jadi harus yang super tebal,’’ beber pemilik salon ini.
Hal senada diungkapkan Eka Okta, pegawai bank swasta di Kota Mojokerto. Dia mengaku lebih senang menggunakan eyelash extention untuk penampilannya sehari-hari. Bahkan, sudah hampir enam bulan ia memakai sulam bulu mata. ’’Dulu masih pakai yang pasangan. Jadi, bisa dilepas semaunya. Tapi, yang ini lebih praktis dan gak perlu lepas-pasang. Makanya sekarang lebih suka pakai yang sulam,’’ ulasnya.
Warga Kecamatan Sooko ini mengatakan, salah satu alasannya beralih ke eyelash extention dikarenakan saat ini sedang tren diminati kalangan wanita. Kini, sudah tak banyak yang menggunakan bulu mata palsu. ’’Sudah nggak zaman. Sekarang cuma ke salon, bayar Rp 75-100 ribu, bulu matanya sudah lentik dan tidak perlu ribet lepas pasang,’’ pungkasnya. (oce/fen)
Editor : Fendy Hermansyah