Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Emosi Sering Meledak-Ledak dan dan Kerap Melakukan Kekerasan, Kenali Penyebab, Ciri-Ciri, dan Cara Mengatasi Sifat Temperamental

Imron Arlado • Rabu, 28 Mei 2025 | 02:10 WIB
Emosi Sering Meledak-Ledak dan dan Kerap Melakukan Kekerasan, Kenali Penyebab, Ciri-Ciri, dan Cara Mengatasi Sifat Temperamental. sumber foto: pinterest
Emosi Sering Meledak-Ledak dan dan Kerap Melakukan Kekerasan, Kenali Penyebab, Ciri-Ciri, dan Cara Mengatasi Sifat Temperamental. sumber foto: pinterest

Jawa Pos Radar Mojokerto - Sifat dan emosi seseorang memiliki tingkat yang berbeda-beda. Tetapi, pernahkah kalian melihat seseorang dengan emosi yang meledak-ledak bahkan kerap melakukan kekerasan?. Jika kamu menemui seseorang seperti itu, orang tersebut sedang menunjukkan sifat yang disebut temperamental.

Namun, apa itu yang dimaksud dengan tempramental? Dan bagaimana cara mengatasi sifat tersebut? Untuk lebih lengkapnya, simak penjelasan dibawah ini!

 

Apa Itu Temperamental?

 

Banyak tidak diketahui orang-orang, bahwa temperamen dan tempramental memiliki arti yang beda. Temperamen merupakan sifat alami seseorang yang dapat mempengaruhi perasaan, perbuatan, dan pikiran. Sedangkan untuk temperamental adalah sebutan bagi orang-orang yang gemar marah-marah dan emosi.

 

Melihat temperamen seseorang dapat dengan cara melihat respons perilaku dan interaksi ketika bersama orang lain. Temperamen setiap orang berbeda-beda, ada yang mudah gelisah, ada yang sensitif, ada juga yang langsung marah, dan ada pula yang cukup dengan menangis.

 

Temperamental sering dihubungkan dengan karakter orang yang mudah marah. Tetapi, temperamental lebih menggambarkan perasaan yang sering berubah-ubah dan tidak menentu tanpa adanya penyebab yang jelas. Contoh kecilnya adalah langsung marah ketika ada sesuatu yang mengganggu.

 

 Baca Juga: Keberadaan Saksi Kunci Kasus Korupsi Proyek Resto Kapal TBM Kota Mojokerto Tak Terdeteksi

 

Mereka yang memiliki watak seperti itu akan mengekspresikan amarahnya tentang suatu hal. Selain itu, watak tersebut juga dapat membuat orang lain dan diri kita sendiri rugi.

Mereka yang memiliki temperamental dikarenakan pengendalian emosi atau amarah (anger management) yang buruk. Sehingga, hal itu menyebabkan mereka mudah marah, bahkan melihat hal sekecil apapun yang mengganggu mereka.

 

Penyebab Sifat Temperamental

Terdapat beberapa faktor penyebab memiliki sifat temperamental. Bukan hanya faktor genetik, tetapi lingkungan tempat anak berkembang juga dapat menjadi penyebabnya. Berikut adalah beberapa faktor yang dapat menyebabkan seseorang memiliki temperamental:

 

 

Potensi memiliki sifat temperamental merupakan dari genetik. Seseorang dapat memiliki sifat serupa karena anggota keluarganya juga memiliki sifat temperamental karena sel DNA yang diturunkan. Seseorang bisa mewarisi sifat temperamental dari salah satu orang tuanya.

 

Dalam pembentukan sifat temperamental, lingkungan dan interaksi juga dapat menjadi faktor penting. Ketika di sekelilingnya merupakan orang dewasa yang mudah marah dan melakukan kekerasan, sebagai anak kecil pasti akan mencontoh apa yang mereka lihat.

 Baca Juga: Mayoritas Masyarakat Puas Kinerja Bupati Albarraa dan Wabup Rizal 

 

Ternyata, sifat temperamental juga dapat berkembang dengan sendirinya. Hal ini disebabkan karena faktor hormon kita ketika remaja. Hormon tersebut tidak stabil sehingga membuat kita mudah marah.

 

 

Ciri-Ciri Sifat Temperamental

Ciri utama seseorang dengan sifat temperamental merupakan mudah marah atau sulit untuk mengendalikan emosi. Selain ciri-ciri tersebut, terdapat beberapa ciri-ciri yang menjadi Karakter orang-orang dengan sifat temperamental, sebagai berikut:

 

 

 

 

Seseorang dengan watak temperamental akan sering melakukan gaslighting dan melontarkan kalimat-kalimat pedas. Hal itu untuk menyalurkan rasa amarahnya.

 

Cara Mengatasi Sifat Temperamental

Sebenarnya, mengeluarkan emosi yang ada dalam diri kita tidak ada salahnya. Tetapi, hal tersebut menjadi salah ketika kita salah dalam mengelola emosi kita. Itulah yang dilakukan orang dengan sifat temperamental, mereka tidak bisa mengelola emosi mereka sehingga merugikan orang lain dan dirinya sendiri.

 

 Baca Juga: Keluarga Korban Bakal Wadul ke Dewan, Terkait Kasus Pelajar SMK Mojokerto Ditemukan Tewas di Sungai Brantas

 

Meski begitu, inilah beberapa cara untuk mengatasi sifat temperamental, sebagai berikut:

 

1. Mengubah Pola Pikir

Jarang diketahui bahwa pikiran negatif tersebut timbul dari pikiran kita sendiri. Maka dari itu, solusinya adalah mengubah pola pikir kita agar selalu berusaha berpikir positif. Selain itu, tidak apa-apa untuk mendengarkan bahwa pendapat orang lain berbeda dengan kita. Karena, tidak semuanya di dunia ini sama.

 

 Baca Juga: Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto Bantu Perbaiki Rumah Warga dengan Swadaya Masyarakat

 

2. Menghindari Masalah Penyebab Amarah

Untuk mengatur emosi atau amarah kita, kita perlu mengetahui penyebab kita marah. Karena, penyebab seseorang marah berbeda-beda. Berusahalah lebih tenang seperti mengatur nafas dan pergi ke tempat-tempat sunyi.

 

3. Belajar untuk Memaafkan

Meskipun tidak mudah atau sulit, tetapi belajar memaafkan sangat penting bagi mereka yang memiliki sifat temperamental. Selain membantu agar diri tetap tenang, memaafkan orang lain juga membuat keharmonisan dengan orang lain.

RENO

Editor : Imron Arlado
#mudah marah #temperamen #Cara Mengatasi Sifat Temperamental #temperamental #faktor lingkungan #kepribadian #faktor genetik #penyebab temperamental