JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Tanpa disadari, banyak anak muda kini terbiasa mengonsumsi makanan dan minuman tinggi gula, seperti minuman manis, camilan manis, hingga makanan cepat saji. Jika dikonsumsi terlalu sering dan berlebihan, kebiasaan ini dapat meningkatkan risiko gangguan gula darah, termasuk diabetes.
Apakah kamu tahu bahwa gejala seperti sering merasa haus, sering buang air kecil, cepat lelah, mudah lapar, berat badan menurun tanpa sebab yang jelas, hingga penglihatan kabur atau berkunang-kunang bisa menjadi tanda diabetes melitus tipe 2? Sayangnya, gejala-gejala ini sering dianggap sepele, padahal dapat berdampak serius bagi kesehatan jika tidak segera ditangani.
Selain menjaga pola makan dan rutin berolahraga, upaya menjaga kadar gula darah juga bisa didukung dengan mengonsumsi makanan sehat, seperti sayur-sayuran, buah-buahan, serta sumber nutrisi lainnya. Akan lebih baik jika makanan tersebut diolah sendiri agar kandungan gula, garam, dan lemaknya dapat disesuaikan dengan kebutuhan.
Baca Juga: SPMB 2026 Segera Dibuka, Peserta Diminta Siapkan Dokumen untuk Ambil PIN
Berikut beberapa bahan alami yang dapat membantu menjaga kadar gula darah dan mendukung pola hidup sehat:
1. Alpukat
Alpukat mengandung serat, lemak sehat, vitamin, dan mineral. Kandungan ini dapat membantu tubuh menjaga sensitivitas insulin dan mendukung pengendalian gula darah.
2. Apel
Apel memiliki serat larut dan senyawa alami yang dapat membantu mengurangi lonjakan gula darah, terutama jika dikonsumsi sebelum makan besar.
3. Bayam
Bayam termasuk sayuran rendah karbohidrat dan kaya antioksidan. Karena itu, bayam tidak mudah memicu kenaikan gula darah secara drastis.
Baca Juga: VinFast Makin Ramai di Indonesia, Banyak Orang Mulai Penasaran dengan Mobilnya
4. Brokoli
Brokoli mengandung sulforaphane, yaitu senyawa alami yang disebut dapat mengontrol kadar gula darah serta membantu meningkatkan kerja insulin.
5. Jeruk
Jeruk utuh memiliki indeks glikemik rendah, serat, dan vitamin C. Namun, sebaiknya dikonsumsi dalam bentuk buah, bukan jus, agar gula darah tidak cepat naik.
6. Tomat
Tomat termasuk makanan dengan indeks glikemik rendah, mengandung vitamin C, dan tinggi serat, sehingga bisa membantu membuat kenyang lebih lama dan mendukung kontrol gula darah.
Baca Juga: Salah Pilih Outfit Bisa Bikin Minder! Ini Cara Menyesuaikan Pakaian dengan Tujuan Acara
7. Kacang-kacangan
Kacang merah, kacang hijau, kedelai, almond, dan kenari mengandung serat serta protein nabati. Nutrisi ini dapat membantu memperlambat penyerapan gula dalam tubuh.
8. Biji-bijian
Biji-bijian seperti gandum, oat, jagung, dan biji chia dikenal mengandung serat yang membantu proses pencernaan karbohidrat berjalan lebih lambat, sehingga gula darah lebih stabil.
9. Jahe
Jahe berpotensi membantu menurunkan gula darah puasa dan meningkatkan sensitivitas insulin, tetapi perlu diingat untuk tidak mengonsumsi secara berlebihan. Jika ingin merasakan manfaatnya melalui wedang jahe, perhatikan takaran gula yang akan kamu masukkan.
Baca Juga: Mahasiswa Desak Pelanggaran Pertambangan di Mojokerto Dibawa ke Ranah Hukum
10. Pare
Pare memiliki senyawa yang bekerja mirip insulin, sehingga dapat membantu tubuh memproses glukosa menjadi energi.
Sehat itu mahal, karena itu kita perlu lebih memperhatikan makanan dan minuman yang masuk ke dalam tubuh. Meski tren makanan dan minuman kekinian semakin menarik untuk dicoba, kesehatan tetap harus menjadi prioritas. Tidak ada salahnya menikmati makanan favorit, asalkan tetap diimbangi dengan pola makan sehat, olahraga teratur, dan gaya hidup yang lebih terkontrol. ASIKHA
Editor : Imron Arlado