Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Purging pada Wajah: Penyebab, Tanda, dan Cara Mengatasinya

Imron Arlado • Rabu, 20 Mei 2026 | 17:40 WIB
Purging terjadi karena bahan aktif dalam skincare mempercepat proses regenerasi kulit.
Purging terjadi karena bahan aktif dalam skincare mempercepat proses regenerasi kulit.

JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Purging pada wajah adalah kondisi yang sering terjadi ketika seseorang mulai menggunakan produk skincare baru yang mengandung bahan aktif seperti retinol, AHA, atau BHA. Banyak orang mengira kondisi ini sebagai jerawat yang semakin parah, padahal purging sebenarnya adalah proses alami kulit dalam beradaptasi dan melakukan pembersihan dari dalam.

Purging terjadi karena bahan aktif dalam skincare mempercepat proses regenerasi kulit. Saat sel kulit lama digantikan lebih cepat, kotoran, minyak, dan sumbatan di pori-pori yang sebelumnya “tersembunyi” akan lebih cepat muncul ke permukaan. Akibatnya, wajah bisa terlihat bruntusan atau muncul jerawat kecil dalam waktu singkat setelah mulai memakai produk baru.

Biasanya purging muncul di area wajah yang memang sebelumnya sering berjerawat, seperti dahi, pipi, atau dagu. Kondisi ini juga muncul tidak lama setelah penggunaan produk skincare baru dimulai, terutama produk yang bersifat eksfoliasi atau mengandung bahan aktif kuat. Bentuknya cenderung kecil, tidak terlalu meradang, dan dalam banyak kasus akan membaik dengan sendirinya setelah beberapa minggu.

Baca Juga: Libur Panjang, Penumpang KA di Mojokerto Tembus 6 Ribu Orang

Perlu dibedakan antara purging dan breakout. Purging terjadi karena proses percepatan regenerasi kulit dan biasanya bersifat sementara, sedangkan breakout adalah reaksi negatif kulit terhadap produk yang tidak cocok atau menyebabkan iritasi. Breakout sering muncul di area yang sebelumnya tidak bermasalah dan bisa semakin parah jika penggunaan produk dilanjutkan.

Jika mengalami purging, hal yang paling penting adalah tidak panik dan tidak langsung menghentikan semua produk skincare. Biasanya kulit hanya perlu waktu untuk beradaptasi. Penggunaan skincare sebaiknya tetap dilanjutkan secara perlahan, disertai pelembap untuk menjaga skin barrier agar tetap sehat. Selain itu, penggunaan sunscreen juga penting agar kulit tidak semakin sensitif terhadap sinar matahari.

Namun, jika kondisi jerawat semakin parah, terasa perih, menyebar ke area baru, atau tidak membaik setelah lebih dari satu hingga dua bulan, kemungkinan besar itu bukan purging melainkan iritasi atau breakout. Dalam kondisi seperti itu, sebaiknya penggunaan produk dihentikan dan kulit perlu dievaluasi kembali, bahkan bisa berkonsultasi dengan dokter kulit jika diperlukan.

Purging pada dasarnya adalah bagian dari proses perbaikan kulit, meskipun secara tampilan bisa membuat tidak nyaman. Dengan pemahaman yang tepat, kondisi ini bisa dihadapi dengan lebih tenang karena biasanya hanya bersifat sementara dan akan membaik seiring waktu.

NENSI

Editor : Imron Arlado
#purging #tanda tanda #skincare #wajah #penyebab