JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Di tengah maraknya tren perawatan kulit Korea yang bisa sampai belasan step, kini muncul gerakan baru yang lebih sederhana namun tetap efektif, yaitu skincare minimalis atau biasa disebut dengan skinimalism.
Konsep ini cocok untuk pemula yang baru belajar merawat kulit, untuk orang yang suka gaya hidup minimalis, atau siapa pun yang tidak suka ribet menggunakan banyak produk tapi tetap ingin kulit yang sehat dan terawat.
Skincare minimalis hanya fokus pada tiga langkah utama, yakni membersihkan, melembabkan, dan melindungi.
Meski tampak sederhana, ketiga langkah ini sudah cukup untuk menjaga kesehatan kulit jika dilakukan dengan rutin.
Selain dapat menghemat waktu, metode ini juga lebih hemat biaya karena produk yang digunakan hanya beberapa jenis saja.
Langkah Pertama: Membersihkan Wajah
Membersihkan wajah adalah dasar dari seluruh rutinitas perawatan kulit. Kulit yang bersih akan lebih mudah menyerap produk selanjutnya.
Untuk hasil maksimal, penting untuk melakukan double cleanser, yaitu dengan menggunakan first cleanser berbahan minyak atau micellar water untuk menghilangkan makeup dan kotoran, lalu diikuti dengan second cleanser berupa facial wash berbahan air.
Pilih produk pembersih sesuai dengan jenis kulit. Untuk kulit kering, pilih cleanser yang mengandung bahan pelembap seperti gliserin atau minyak jojoba.
Bagi kulit berminyak, produk dengan kandungan asam salisilat atau asam glikolat bisa membantu mengurangi produksi minyak berlebih.
Sementara itu, untuk kulit sensitif, pilih pembersih hypoallergenic tanpa pewangi, sulfat, atau alkohol agar tidak menyebabkan iritasi.
Langkah Kedua: Melembabkan dengan Moisturizer
Setelah wajah dicuci, langkah berikutnya adalah melembapkan. Moisturizer berfungsi untuk menjaga kelembapan kulit, membuat permukaan lebih lembut, serta menguatkan lapisan pelindung kulit. Kulit yang terhidrasi dengan baik akan terlihat lebih segar dan sehat.
Pilih moisturizer sesuai dengan kondisi kulit. Kulit kering membutuhkan krim dengan tekstur lebih kental dan mengandung ceramide atau hyaluronic acid.
Kulit berminyak lebih cocok menggunakan pelembap berbahan air dengan tekstur gel yang ringan serta non-comedogenic agar tidak menyumbat pori-pori.
Sedangkan untuk kulit sensitif, hindari pelembab yang mengandung asam, pewarna, dan pewangi yang dapat menyebabkan reaksi alergi.
Sebagai gantinya cari pelembab dengan kandungan yang bisa menenangkan kulit seperti, chamomile atau lidah buaya.
Langkah Ketiga: Melindungi dengan Sunscreen
Banyak orang memandang sunscreen sebagai hal yang tidak penting, padahal produk ini menjadi kunci utama untuk menjaga kesehatan kulit.
Paparan sinar UV bisa menyebabkan penuaan dini, flek hitam, hingga risiko kanker kulit. Dengan menggunakan sunscreen secara rutin, kulit akan terlindungi dari kerusakan yang seringkali tidak terlihat dalam jangka pendek.
Ahli kecantikan merekomendasikan penggunaan sunscreen dengan SPF minimal 30 setiap hari dan dilakukan reapply secara berkala. Dengan langkah ini, kulit akan tetap sehat dan terhindar dari hiperpigmentasi.
Pilihlah sunscreen yang sesuai dengan kondisi kulit. Untuk kulit kering, gunakan sunscreen bertekstur kental seperti krim atau lotion yang diperkaya bahan pelembab seperti ceramide, gliserin, hyaluronic acid, atau madu.
Untuk kulit berminyak, pilih sunscreen mineral dengan kandungan titanium dioksida dan zinc oksida, atau sunscreen berbasis air dan bersifat non-comedogenic.
Sementara itu bagi kulit sensitif, hindari produk dengan kandungan rentan iritan seperti para-aminobenzoic, dioxybenzone, serta alkohol, pewangi, dan pengawet berlebih.
Rizma/Wulan
Editor : Imron Arlado