Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Merasa Gelisah dan Tertekan? Ini Perbedaan Anxiety dan Stress Serta Cara Menghadapinya

Imron Arlado • Minggu, 13 Juli 2025 | 22:37 WIB
Pernah merasa gelisah tanpa sebab, atau justru tertekan karena terlalu banyak tuntutan hidup? banyak orang sering mengira kalau rasa cemas (anxiety) dengan rasa stres itu sama. sumber foto: pinterest
Pernah merasa gelisah tanpa sebab, atau justru tertekan karena terlalu banyak tuntutan hidup? banyak orang sering mengira kalau rasa cemas (anxiety) dengan rasa stres itu sama. sumber foto: pinterest

JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Pernah merasa gelisah tanpa sebab, atau justru tertekan karena terlalu banyak tuntutan hidup? banyak orang sering mengira kalau rasa cemas (anxiety) dengan rasa stres itu sama.

Padahal keduanya memiliki perbedaan baik dari segi penyebab, gejala, maupun dampaknya pada tubuh dan pikiran kita.

Anxiety bisa muncul bahkan tanpa ada pemicu yang jelas, dan sering melibatkan rasa takut atau khawatir yang berlebihan dan terus-menerus.

Hingga gejala fisik seperti, napas menjadi pendek atau tersengal-sengal dan keringat dingin adalah tanda-tanda anxiety.

Gangguan anxiety bisa menjadi serius jika terjadi terus-menerus, mengganggu aktivitas harian dan membuat seseorang kewalahan.

Sementara stres biasanya muncul sebagai respons alami terhadap tekanan eksternal, seperti pekerjaan, masalah keuangan, ataupun masalah sosial.

Gejala stress bisa berupa sakit kepala, ketegangan otot, kelelahan, hingga mudah marah atau merasa frustasi

Kesehatan mental adalah fondasi penting untuk menjalani hidup yang damai dan bahagia. 

Sayang sekali, banyak orang yang masih menganggap remeh masalah kesehatan mental, hingga akhirnya kelelahan secara fisik dan juga emosional. 

Padahal dengan memahami perbedaan antara anxiety dan stress adalah langkah awal untuk memutuskan siklus negatif tersebut.

Dengan pemahaman yang tepat, kalian bisa mengambil langkah-langkah yang bijak untuk menenangkan pikiran, dan menjaga kualitas hidup.

Baca Juga: Self Esteem di Masa Remaja, Bagaimana Cara Membangunnya? Baca Selengkapnya

 

Jangan biarkan rasa gelisah atau tekanan menjadi teman sehari-hari yang tak diundang.

Tetapi kalian harus bisa memahami apa yang sebenarnya kalian rasakan, dan temukan berbagai cara untuk bisa kembali merasa damai dan mengendalikan hidup kalian.

Ingat kalian tidak sendirian, ada banyak cara agar kalian bisa keluar dari rasa tertekan dan cemas.

Dan perjalanan menuju kesehatan mental yang lebih baik dan bisa dimulai dari satu langkah kecil yaitu memahami dirimu sendiri.

 

Inilah beberapa cara menghadapi stres dan kecemasan:

Latihan pernapasan dalam, yoga dapat membantu kalian untuk menenangkan sistem saraf kalian, agar suasana hati kalian menjadi lebih baik dan damai.

 

Pola makan yang teratur, cukup tidur, dan membatasi kafein serta alkohol, karena keduanya berdampak memperburuk kecemasan.

 

 

 

Jika stres atau kecemasan sangat mengganggu kehidupan sehari-hari dan sudah berada di titik yang berbahaya, lebih baik pergi ke tempat konsultasi yang sudah profesional seperti psikolog atau psikiater.

 

 Kalian harus mengenali dan memahami apa saja yang memicu stress atau rasa kecemasan kalian. Jika memungkinkan, hindari pemicu tersebut atau cari cara untuk mengatasinya.

Berbicara dengan orang terdekat tentang bagaimana perasaan kalian dapat memberikan dukungan emosional. Dan jangan terlalu memendam apa yang kalian rasakan karena apa? karena kalian tidak sendiri.

AILEEN ZNR

Editor : Imron Arlado
#psikolog #Stress #gaya hidup sehat #kesehatan mental #mental #anxiety #psikiater